PPP Minta Kursi Ketua MPR Dibahas di Koalisi Indonesia Kerja

Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. (id.wikipedia.org)

Arah - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan komposisi pimpinan MPR RI dibicarakan di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin setelah pengumuman KPU tentang hasil pemilu pada 22 Mei 2019.

Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan pembicaraan di internal KIK akan membuat partai koalisi bisa satu suara dalam menentukan sosok ketua MPR.

"Sehingga siapa saja yang nanti disepakati untuk duduk di posisi pimpinan MPR bisa dibicarakan bersama," kata Baidowi di Jakarta dilansir Antara, Minggu (19/5/2019).

Politikus yang akrab disapa Awiek ini menyebutkan KIK merupakan wadah yang bisa mempersatukan semua partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf. Koalisi ini juga dibentuk dan berdasarkan kesepakatan bersama untuk menjaga kekompakan partai koalisi.

"KIK yang sudah terbangun selama hampir setahun terakhir ini diharapkan akan terus kompak untuk mengawal kebijakan pemerintah yang pro-rakyat," tambahnya.

Baca Juga: Partai Golkar Incar Kursi Ketua MPR
Pesan Habibie Jelang Pengumuman Hasil Pemilu Serentak 2019

Wakil Sekretaris Fraksi PPP DPR ini menambahkan sebagaimana Undang-Undang 17/ 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3), pimpinan DPR diserahkan kepada pemenang pemilu sesuai urutan kursi di DPR. Sementara komposisi pimpinan MPR dipilih secara paket karena ada unsur DPD di dalamnya.

Sebelumnya, Golkar dan PKB mendorong kader mereka untuk menjadi Ketua MPR RI periode 2019-2024. Golkar dan PKB merupakan dua partai yang masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja.

Berita Terkait

Delegasi Kenya Temui Sekjen MPR Delegasi Kenya Temui Sekjen MPR
5.000 Petugas Kebersihan Dikerahkan Pada Malam Tahun Baru 5.000 Petugas Kebersihan Dikerahkan Pada Malam Tahun Baru
Ini Curahan Hati Pedagang, Korban Kebakaran Pasar Senen Ini Curahan Hati Pedagang, Korban Kebakaran Pasar Senen

#Ketua MPR #Partai Golkar #PKB #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar