Menlu Sampaikan 3 Hal Penting Tangani Isu Palestina

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memimpin pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada Rabu (22/5/2019). (Kemenlu RI)

Arah -  Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memimpin pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Timur Tengah di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada Rabu (20/5/2019) waktu setempat). Pada kesempatan itu, Menlu menyampaikan tiga hal penting yang harus diperhatikan dunia internasional untuk mengatasi permasalahan yang dialami Palestina.

Dalam keterangan tertulisnya, pertemuan dipimpin Menlu RI dalam kapasitas Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB pada Mei 2019. Pertemuan yang dihadiri seluruh anggota Dewan Keamanan bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai situasi terkini di Timur Tengah, termasuk isu Palestina, Suriah, dan Yaman.

Melalui video conference, perkembangan terakhir di Timur Tengah disampaikan Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian di Timur Tengah (UNSCO) Nickolay Mladenov dan Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Urusan Pengungsi Palestina (UNRWA) Pierre Krähenbühl. Terkait permasalahan Palestina, Menlu RI menekankan tiga hal penting untuk diperhatikan dalam menangani isu Palestina.

Pertama, Menlu menekankan pentingnya memberikan perlindungan bagi penduduk sipil Palestina. Laporan Komisi Independen awal tahun ini menekankan banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan Israel, termasuk kekerasan terhadap media dan pekerja kehesatan di Palestina. Untuk itu, dia menekankan kembali pentingnya perlindungan internasional bagi masyarakat sipil Palestina.

Kedua, pemerintah Indonesia menegaskan perlunya segera diambil langkah konkret untuk mengatasi situasi kemanusiaan di Palestina. Terkait hal itu, menurut Menlu RI, upaya untuk memperbaiki situasi ekonomi dan sosial masyarakat Palestina menjadi penting. Dalam hal ini, Menlu RI pun menghargai berbagai program UNWRA dalam memperbaiki situasi kemanusiaan rakyat Palestina dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk terus mendukung.

Baca Juga: Palestina Berharap Indonesia Bisa Lunakkan AS dan Israel
Melly Goeslaw Ajak Warga Sulsel Donasi di Konser Amal Palestina

Ketiga, pemerintah Indonesia mendorong agar proses perdamaian segera dimulai kembali. Untuk itu, perlu segera dibentuk proses perdamaian yang kredibel, yang memastikan kesetaraan semua pihak dalam perundingan damai.

"Perspektif baru dalam proses perdamaian bukan berarti mengabaikan parameter internasional yang berlaku. Bagi Indonesia, tidak terdapat alternatif lainnya selain ‘solusi dua negara’," kata Menlu.


Berita Terkait

Foto Perempuan Menyusui Bayi ini Jadi Viral Karena ..... Foto Perempuan Menyusui Bayi ini Jadi Viral Karena .....
Konflik Berlanjut, Polisi Israel Tembak Mati Tiga Warga Palestina Konflik Berlanjut, Polisi Israel Tembak Mati Tiga Warga Palestina
Muak Perang, Warga Israel Demo Tuntut Kemerdekaan Palestina Muak Perang, Warga Israel Demo Tuntut Kemerdekaan Palestina

#Kemenlu RI #palestina #Israel-Palestina #Israel #Dewan Keamanan PBB #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar