Bawaslu Tolak Laporan BPN Terkait Situng KPU

Ketua Bawaslu Abhan (Foto:bawaslu.go.id)

Arah - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menolak menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran adminitrasi pemilu terkait dengan kesalahan input data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU RI yang diajukan Tim Relawan IT BPN Dian Islamiati Fatwa.

"Menyatakan laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilu tidak dapat diterima," demikian putusan Bawaslu RI yang disampaikan Ketua Bawaslu Abhan dalam sidang pendahuluan seperti dikutip dari Antara, Senin (27/5/2019).

Menurut Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, dalam sidang tersebut, disampaikan laporan kepada Bawaslu bernomor registrasi 009/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019 dengan terlapor KPU RI itu memenuhi syarat formil, namun tidak memenuhi syarat materiil. Ratna mengatakan, dalam laporan tersebut pelapor tidak menyertakan saksi dalam gugatannya.

Laporan tersebut dinilai telah melewati tenggat batas sesuai Perbawaslu no 8/2018 yakni 7 hari. Pelaporan disampaikan 9 hari setelah temuan.

Selain itu, objek laporan tersebut sama dengan laporan sebelumnya yang diajukan Sufmi Dasco Ahmad melalui kuasa hukum Direktorat Advokasi dan Hukum BPN bernomor 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019.

Dalam amar putusan laporan pada 14 Mei 2019 lalu, Bawaslu telah menyatakan KPU melanggar tata cara dan prosedur dalam input data Situng dan memerintahkan KPU untuk memperbaikinya.

Dian Islamiyati menyampaikan dirinya keberatan bila laporannya dinilai terlambat. Menurut dia, pihaknya telah berkomunikasi sebelumnya apakah laporannya dapat diterima atau tidak oleh staf KPU.

"Kami sudah melakukan pengecekan ketika melaporkan apakah laporan kami bisa diterima dan bahkan staf di sini sempat masuk, untuk mengecek apakah laporan kami diterima dan ternyata masih bisa diterima," katanya.

Sementara itu, Bawaslu dalam sidang pendahuluan menyidangkan delapan laporan untuk diputuskan keberlanjutannya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Ingin Hukum Tegak Seadil-adilnya
Jokowi: Jangan Senang Merendahkan Sebuah Institusi

Dari delapan laporan, empat diantaranya dinyatakan diterima dan dilanjutkan untuk sidang pemeriksaan sementara empat lainnya ditolak.

Keempat laporan yang diterima adalah laporan no 12/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019 atas nama Zalfi Alsidi yang melaporkan PPK Kecamatan Bumiayu dan PPK Kecamatan Tonjong, Brebes.

Kedua laporan 13/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 atas nama Harli, Ketiga laporan 21/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 atas nama Wisnu Ardianto, dengan terlapor KPU sumsel dan KPU Kab Empat Lawang. Terakhir laporan nomor 24/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 atas nama Jarse Roba terlapor KPU Maluku Utara.(ant)

Berita Terkait

Ketua Bawaslu: Pelanggaran Situng Telah Ditindaklanjuti Ketua Bawaslu: Pelanggaran Situng Telah Ditindaklanjuti
Bawaslu Putuskan KPU Langgar Tata Cara Input Situng Bawaslu Putuskan KPU Langgar Tata Cara Input Situng
BPN Akan Paparkan Temuan Dugaan Kecurangan Pemilu     BPN Akan Paparkan Temuan Dugaan Kecurangan Pemilu

#bawaslu #situng kpu #bpn #sengketa pemilu #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar