Awas Hoaks Mengintai Saat Liburan

Ilustrasi penyebaran hoaks (Setkab)

Arah -  Hoaks atau berita bohong sepertinya sudah menjadi bagian dari kehidupan di era media sosial. Pelaksana Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Program Vokasi Humas Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati mengingatkan masyarakat mewaspadai maraknya hoaks saat liburan.

"Liburan menjadi salah satu momentum yang tidak terlepas dari terjangkitnya virus sosial, penyebaran hoaks," ujar Devie dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Dia mengungkapkan berdasarkan studi yang dilakukan Universitas Central Florida Rossen College, media sosial menjadi sumber informasi liburan yang tidak terbatas, termasuk evaluasi tentang pelayanan hotel, rumah makan, dan tempat-tempat wisata.

"Isu dan dampak dari produksi dan penyebaran berita hoaks bahkan mampu menghilangkan nyawa manusia. Berkenaan dengan kegiatan yang berlangsung di Bulan Ramadan, dalam sebuah dialog, tim menyampaikan informasi tentang hoaks yang juga membayang-bayangi suasana liburan," katanya.

Satu dari tiga evaluasi tentang fasilitas liburan adalah informasi palsu. Mereka dengan sengaja memberikan penilaian negatif, agar mendapatkan kompensasi finansial dari komentar di media sosial. Karena ketika tulisan yang diunggah kemudian dibaca banyak orang, mereka akan mendapatkan keuntungan ekonomi dari setiap komen atau klik yang diberikan pembaca lain.

Baca Juga: Kominfo Deteksi Penyebaran 30 Berita Hoaks Selama 21-22 Mei 2019
Polisi: Dua Dusun di Lampung Tengah Bentrok karena Berita Hoaks

Selain itu lanjutnya ada website dan aplikasi palsu yang mengatakan mereka menjual misalnya barang-barang mewah dengan harga diskon yang membuat banyak konsumen tergiur. Kenyataannya mereka hanya ingin mengambil data. 

Dia mencontohkan di Eropa tahun 2018 ketika 5.000 orang menjadi korban penipuan pemesanan daring saat liburan, dengan nilai kerugian mencapai 7 juta poundstreling. Sebagian besar penipuan (53 persen) adalah pemesanan tiket pesawat.


Berita Terkait

Kisah Para Perantau yang Rela Tak Mudik Demi Cari Uang Kisah Para Perantau yang Rela Tak Mudik Demi Cari Uang
Jumlah Kendaraan Pendatang di Jalur Cianjur Meningkat Jumlah Kendaraan Pendatang di Jalur Cianjur Meningkat
Lebaran Hari Kedua, Kendaraan di Jalur Nagreg Mulai Mengular Lebaran Hari Kedua, Kendaraan di Jalur Nagreg Mulai Mengular

#hoaks #liburan #Libur Lebaran #Mudik Lebaran #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar