Pertama Dalam Sejarah, Buka Bersama Digelar di Trafalgar Square

Suasana acara buka puasa bersama warga Inggris di alun-alun kota London yang jadi obyek wisata dan tidak jauh dari istana Buckingham Trafalgar Square. (Antara/ZG)

Arah -Untuk pertama kalinya dalam sejarah acara buka puasa bersama bertajuk “Open Iftar” digelar di salah satu lokasi paling ikonik di London, Trafalgar Square. Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 orang termasuk Wali Kota London, Sadiq Khan, dan warga Indonesia yang tinggal di Inggris pada Kamis malam, 30 Mei, tepat malam 26 Ramadan.

“Luar biasa dan ada syiar Islam dalam acara open Iftar, kita bisa duduk bareng dengan orang yang tidak kita kenal. Hadir rasa persaudaraan antara muslim dan non muslim,” ujar Nizma Agustjik, philantropi Indonesia yang tinggal di Inggris kepada Antara London, Jumat. 

Wali Kota London, Sadiq Khan, dalam sambutannya mengatakan akhir-akhir ini banyak yang menggulirkan pandangan keberagaman adalah kelemahan. Padahal, keberagaman dan perbedaan adalah kekuatan.

“Ada yang mencoba memecah belah komunitas, menyebarkan kebencian, mencoba mempertajam perbedaan di antara kita, sehingga kita saling curiga,” kata Khan.

Dikatakannya acara Open Iftar seolah membongkar mitos negatif tentang Islam. Persatuan, lanjut dia, adalah salah satu pesan inti dari semua agama. 

“Agama juga mengajarkan kita untuk memperlakukan orang lain dengan sebaik mungkin,” katanya.

Khan adalah Muslim pertama yang menjadi  Wali Kota London adalah anak sopir bus kota. Dia kemudian menjadi pengacara, anggota parlemen dan akhirnya menjabat orang nomor satu di London. Menurut Khan, perbedaan dan keberagaman harus ditoleransi.

"Di London ini, perbedaan tak hanya ditoleransi, tapi juga dihormati dan dirayakan,” katanya.

Dia kembali menyoal berbagai pihak yang mempersepsikan Islam sebagai agama kekerasan. Padahal Islam tak seperti itu.

“Kita menghargai pluralisme, kita cinta dengan tetangga kita, posisi kita sama. Makanya, saya senang dan bangga, acara Open Iftar ini dihadiri kalangan non-Muslim. Mereka ada yang berpuasa hari ini dan mereka akan berbuka puasa bersama kita,” kata Khan.

Pendiri Open Iftar, Omar Salha, mengatakan acara ini berawal dari buka puasa bersama rekan-rekan nya di salah satu kampus di London, dengan sedikit makanan dan beberapa puluh orang yang hadir, sebagian besar mahasiswa. Tujuh tahun kemudian Open Iftar digelar di sejumlah kota di Inggris, bahkan juga di beberapa negara, termasuk di Amerika Serikat dan Turki.

Dikatakannya tujuan utama adalah menguatkan rasa kebersamaan di antara kita. Ini makin penting karena dalam beberapa waktu terakhir, banyak rerotika yang sengaja dimunculkan untuk memecah-belah komunitas.

Open Iftar di Trafalgar Square merupakan bagian dari acara buka bersama yang biasanya diselenggarakan di satu tenda besar di Tavistock Square. Namun dalam sepuluh hari terakhir, acaranya berpindah tempat. Acara biasanya diawali dengan sambutan pembicara tamu, berbuka puasa dengan kurma dan air putih, salat Magrib dan kemudian diakhiri dengan makan malam.

Open Iftar terbuka untuk semua kalangan, baik Muslim maupun nonMuslim.

Nurani Susilo, warga Indonesia di London, hampir selalu hadir di acara ini.

“Ini seperti forum untuk menguatkan persahabatan, silaturahim, dan juga mengenal komunitas lain di London,” kata Nurani, yang menjalankan organisasi amal Human Aid Initiative, bersama beberapa keluarga Indonesia di London, yang secara rutin ikut menyumbangkan makanan di acara Open Iftar.

 “Menu favorit tamu di sini adalah rendang, mi goreng, dan nasi putih,” ujar Nurani.

Sering kali pengunjung membludak jika ada sajian makanan Indonesia, seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Makanan Indonesia ludes yang membuat banyak tamu harus berbagi.

Baca Juga: Buka Puasa dengan Bubur Kacang Hijau, Ini Manfaatnya
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan

Ida Rosida, warga Indonesia yang datang bersama suami warga Inggris dan putrinya, mengatakan senang dan puas ikut acara buka puasa di Trafalgar Square.

“Bangga rasanya ikut menjadi saksi sejarah, bahwa untuk pertama kalinya diselenggarakan buka puasa bersama di tempat ini,” kata Ida.

Selain di Trafalgar Square, tempat-tempat ikonik di London yang digunakan untuk menggelar Open Iftar adalah di Stadion Wembley, Westminster Abbey, perpustakaan nasional British Library dan Kensington Memorial Park. 

Berita Terkait

KAI Tawarkan Diskon Tiket Kereta 40 Persen KAI Tawarkan Diskon Tiket Kereta 40 Persen
Warga : KRL Cikarang-Jakarta Hemat Waktu dan Biaya Warga : KRL Cikarang-Jakarta Hemat Waktu dan Biaya
Hari Ini Jakarta Diprediksi Berawan dan Berangin Kencang Hari Ini Jakarta Diprediksi Berawan dan Berangin Kencang

#Buka Bersama #London #Trafalgar Square #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar