TKN Nilai Kubu Prabowo Tak Bisa Ajukan Perbaikan Gugatan ke MK

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani (Foto: Dok.Arah.com/ Wildan Zulfiansyah)

Arah - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani menilai kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak bisa mengajukan perbaikan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi.

"Untuk sengketa PHPU Pilpres dalam peraturan MK tidak secara eksplisit mengatakan pemohon dapat mengajukan perubahan materi permohonan. Maka TKN menyatakan sikap agar MK menolak seluruh perbaikan yang diajukan paslon 02," ujarnya di Jakarta, Senin.

Menurut Sani, yang harus dianggap sebagai permohonan dalam PHPU adalah yang telah didaftarkan sebelum habis batas waktu pendaftaran. Sementara untuk perbaikan atau tambahan dalil gugatan, dia berharap MK bersikap tegas.

Baca Juga: Wiranto Cegah Aliran Massa ke Jakarta Jelang Sidang MK
Serahkan Perbaikan ke MK, Ini yang Disertakan Tim Hukum Prabowo

Sementara itu Direktorat Hukum TKN Jokowi-Ma'ruf mengatakan kesiapaannya untuk mengikuti sidang perselisihan hasil pemilihan umum sebagai pihak terkait di MK.

"Kami dari Direktorat Hukum sudah mempersiapkan segsla sesuatunya untuk sengketa Pilpres di MK, di mana persidangannya dimulai 14 Juni sesuai jadwal yang ditetapkan MK," kata Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Pulungan.

Dia menambahkan, kuasa hukum TKN akan terdiri dari empat komponen, yakni dari partai koalisi, direktorat hukum TKN, tim hukum Yusril Ihza Mahendra serta kelompok advokat profesional yang bersedia membantu.(ant)

Berita Terkait

Sambangi MK, TKN Konsultasi Menjadi Pihak Terkait Sambangi MK, TKN Konsultasi Menjadi Pihak Terkait
Serahkan Perbaikan ke MK, Ini yang Disertakan Tim Hukum Prabowo  Serahkan Perbaikan ke MK, Ini yang Disertakan Tim Hukum Prabowo
Wiranto Cegah Aliran Massa ke Jakarta Jelang Sidang MK Wiranto Cegah Aliran Massa ke Jakarta Jelang Sidang MK

#tkn #sengketa pemilu #pilpres 2019 #Mahkamah Konstitusi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar