Konsumsi Gula dan Karbohidrat Berlebihan Bisa Rusak Otak

Ilustrasi makanan mengandung karbohidrat (Pixabay)

Arah -  Gula dan karbohidrat olahan memiliki dampak buruk bagi otak dan bahkan menyebabkan masalah kesehatan mental, jika dikonsumsi berlebihan.

Dr. Georgia Ede, M.D. dari Diet Doctor seperti dilansir Medical Daily, mengatakan, karbohidrat olahan memiliki efek negatif pada senyawa yang memasuki otak. Zat ini dapat mengacaukan hormon-hormon tertentu dan memengaruhi suasana hati secara negatif.

Ketika hormon insulin terpengaruh, hormon lain dalam tubuh juga bisa terpengaruh, termasuk hormon pengatur tekanan darah aldosteron, hormon seks estrogen dan hormon stres adrenalin dan kortisol.

Tingkat fluktuasi hormon-hormon tersebut bisa menyebabkan banyak masalah dan kebanyakan mempengaruhi kesehatan mental, seperti perubahan suasana hati, serangan kecemasan, insomnia, lekas marah dan kesulitan berkonsentrasi.

Ketika mengonsumsi terlalu banyak gula dan karbohidrat, kesehatan otak terancam. Konsumsi berlebihan karbohidrat olahan sebenarnya meningkatkan oksidasi dan peradangan - dua penyebab dan gejala dari banyak penyakit, termasuk gangguan psikotik semisal skizofrenia dan gangguan bipolar.

Untuk itu, diet rendah karbohidrat dan ketogenik bisa menjadi pemacu kesehatan otak. Rencana makan ini dikatakan memberi otak energi melalui ketogenesis dan glukoneogenesis.

Asupan rendah karbohidrat meningkatkan produksi keton tubuh yang dapat menyediakan hingga 70 persen dari kebutuhan energi otak.

Baca Juga: Awas, Stres Bisa Undang Penyakit Berbahaya
Hingga Maret 2019 Biaya JKN Penyakit Jantung Sudah Rp2,8 Triliun

Di sisi lain, glukoneogenesis memberi otak pasokan glukosa yang dibutuhkan bahkan jika asupan karbohidrat cukup rendah.

Karena itu, ketika karbohidrat rendah, otak mendapatkan bahan bakarnya dari keton yang diproduksi melalui ketogenesis dan glukosa yang diproduksi di hati melalui glukoneogenesis.

Berita Terkait

Otak Lebih Pilih Karbohidrat Ketimbang Lemak Saat Stres Otak Lebih Pilih Karbohidrat Ketimbang Lemak Saat Stres
Indonesia Siap Dukung Proses Deradikalisasi di Marawi Indonesia Siap Dukung Proses Deradikalisasi di Marawi
Soal Tudingan 'Palu Arit', Rizieq Masih Berstatus Saksi Terlapor Soal Tudingan 'Palu Arit', Rizieq Masih Berstatus Saksi Terlapor

#Karbohidrat #gula #otak #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar