KPK Fokus Telusuri Aset Sjamsul Nursalim

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Foto:Dok.Arah.com/Dini Aprianti)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) fokus menelusuri aset pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim,  tersangka dalam pengembangan perkara korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sebelumnya, KPK pada Senin (10/6/2019) telah menetapkan Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim sebagai tersangka dalam pengembangan perkara korupsi BLBI.

"Ya mau tidak mau," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, Saut mengatakan jika nantinya Sjamsul dapat disidang secara "in absentia" atau upaya mengadili seorang dan menghukumnya tanpa dihadiri terdakwa.

"Ya paling begitu nanti kalau dia tidak hadir, tetapi kita kalau berpikir hidup di Indonesia itu lebih enak kok pulang saja ke Indonesia," kata Saut.

Saat ini, Sjamsul dan istrinya berada di Singapura. KPK pada proses penyelidikan telah mengirimkan surat kepada keduanya untuk dimintai keterangan di KPK pada alamat yang tercatat secara formil di Indonesia dan Singapura.

Terdapat tiga waktu yang disediakan KPK untuk permintaan keterangan tesebut, yaitu 8-9 Oktober 2018, 22 Oktober 2018, dan 28 Desember 2018. Namun, keduanya tidak memenuhi panggilan.

KPK telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap keduanya ke tiga lokasi di Singapura dan satu lokasi di Indonesia.

Tiga lokasi di Singapura, yakni The Oxley, Cluny Road, dan Head Office of Giti Tire Pte.Ltd. Sedangkan satu lokasi di Indonesia, yakni di Rumah di Simprug, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

[baca_juga]

Saat ditanya upaya apa yang akan dilakukan KPK dalam menangani kasus ini, Saut enggan menjelaskan secara spesifik.

"Banyak cara yang bisa dipakai tetapi yang jelas kami harus masuk secepatnya untuk diproses di pengadilan," pungkasnya.(ant)

Berita Terkait

KPK Kirim Informasi Pemberitahuan Penyidikan ke Sjamsul Nursalim KPK Kirim Informasi Pemberitahuan Penyidikan ke Sjamsul Nursalim
Tak Cukup Bukti, Penyidikan Tersangka Mobil Listrik Dihentikan Tak Cukup Bukti, Penyidikan Tersangka Mobil Listrik Dihentikan
Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI? Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI?

#sjamsul nursalim #Kasus BLBI #Kasus Korupsi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar