Beijing Hormati Keputusan Hong Kong Tangguhkan RUU Ekstradisi

Legislator pro-demokrasi Gary Fan terbaring di lantai setelah bentrok dengan legislator pro-Beijing saat sebuah rapat untuk memutuskan RUU ekstradisi yang kontroversial, di Hong Kong, China, Sabtu (11/5). (ANTARA FOTO/REUTERS/James Pomfret/hp/cfo)

Arah - Pemerintah Cina menghormati keputusan pemerintah daerah administrasi khusus Hong Kong yang menangguhkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Ekstradisi seiring dengan unjuk rasa besar-besaran dalam tiga hari terakhir.

"Juru bicara Dewan Negara urusan Hong Kong dan Makau telah merilis penangguhan itu. Kami menyatakan dukungan, rasa hormat, dan pengertian terhadap keputusan pemerintah Hong Kong," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang dalam keterangan tertulisnya di Beijing, Sabtu.

Beijing akan tetap mendukung Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam dan jajaran pemerintahannya sesuai hukum dan menjunjung tinggi kesejahteraan dan stabilitas masyarakat kepulauan itu.

Menurut Geng, hak dan kebebasan masyarakat Hong Kong telah dijamin sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya ingin menekankan Hong Kong adalah daerah administrasi khusus di bawah Cina dan murni menjadi urusan dalam negeri Cina yang tidak boleh diganggu negara, organisasi, atau individu mana pun," katanya.

Carrie Lam telah mengumumkan penangguhan pembahasan RUU Ekstradisi di kotanya, Sabtu, setelah protes yang berujung kericuhan pada tiga hari terakhir.

Baca Juga: Sandiaga Uno Jelaskan Pertemuannya dengan Zulkifli JHasan
Demokrat: Pesan SBY Jaga Martabat Partai

Selain melakukan evaluasi, pemerintahannya juga akan menjalin komunikasi lagi dengan berbagai elemen masyarakat sekaligus mendengarkan beberapa pihak lain terkait persoalan tersebut.

Ribuan masyarakat Hong Kong turun ke jalan untuk memprotes amandemen undang-undang pidana karena membuka kemungkinan pelaku kejahatan di Hong Kong akan diadili di China.

Terkait dengan aksi massa tersebut, Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga negara Indonesia di Hong Kong agar menjauhi lokasi unjuk rasa di kawasan Causeway Bay, Admiralty, dan Central.(ant)

Berita Terkait

Ratusan Ribu Orang dI Hong Kong Protes Hukum Ekstradisi Cina     Ratusan Ribu Orang dI Hong Kong Protes Hukum Ekstradisi Cina
Indonesia Raih Perak Dari Olimpiade Robot Internasional Indonesia Raih Perak Dari Olimpiade Robot Internasional
Mobil Listrik Cina Akan Gunakan Baterai Buatan LG Mobil Listrik Cina Akan Gunakan Baterai Buatan LG

#ekstradisi #china #Hongkong #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar