Eks Ketua MK Harap Tak Ada Aksi Massa pada Sidang Putusan PHPU

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) memimpin sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). Sidang PHPU Pilpres 2019 itu akan dilanjutkan pada Selasa (18/6/2019) dengan agenda mendengar jawaban termohon, keterangan pihak terkait dan Bawaslu. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj).

Arah -  Sidang putusan sengketa Pilpres 2019 akan dibacakan paling lambat pada 28 Juni 2019 mendatang. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengimbau kelompok-kelompok yang akan melakukan aksi massa saat sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk mengurungkan niatnya.

"Ya tunggu sajalah putusan lembaga pengadilan ya," ujar Hamdan melalui siaran pers, Sabtu.

Hamdan menambahkan kalau pun ada kelompok yang melakukan aksi, dirinya berharap dilakukan dengan damai dan teratur.

MK telah menyelesaikan proses pemeriksaan perkara PHPU. Agenda selanjutnya adalah pembacaan putusan yang jadwalnya paling lambat 28 Juni. 

"Insya Allah, tunggu saja, 28 Juni (putusan) paling lambat," ujar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman usai menghadiri pemakaman putra Ketua Mahkamah Agung (MA) di TPU KaretBivak, Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Baca Juga: Yusril Serahkan Surat Cuti Jokowi di Penghujung Sidang
Putusan Sengketa Pilpres Paling Lambat 28 Juni 2019

Menurut Anwar, hingga saat ini belum ada rapat pertimbangan putusan karena masih dalam tahap pemeriksaan persidangan. Namun pembahasan 'kecil-kecilan' sudah mulai dilakukan.

"Kami habis sidang tadi malam sudah mulai bahas kecil-kecilan. Ini juga mau kembali ke kantor," katanya.



Berita Terkait

Profil 9 Hakim Kpnstitusi Pengadil Sengketa Pilpres 2019 Profil 9 Hakim Kpnstitusi Pengadil Sengketa Pilpres 2019
MK Tolak Permintaan Tim Hukum Prabowo Agar Saksi Dilindungi LPSK MK Tolak Permintaan Tim Hukum Prabowo Agar Saksi Dilindungi LPSK
TKN Nilai Kubu Prabowo Tak Bisa Ajukan Perbaikan Gugatan ke MK TKN Nilai Kubu Prabowo Tak Bisa Ajukan Perbaikan Gugatan ke MK

#sengketa pemilu #pilpres 2019 #Mahkamah Konstitusi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar