Sofyan Basir Akan Jalani Sidang Perdana Kasus Suap PLTU Riau-1

Ilustrasi persidangan (Freedigitalphotos.net/Salvatore Vuono)

Arah - Direktur utama PLN nonaktif Sofyan Basir akan menjalani sidang perdana kasus suap proyek PLTU Riau-1 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019) pukul 09.30 WIB. Agenda sidang pembacaan dakwaan dari jaksa KPK.

"KPK telah menerima informasi, persidangan perdana terdakwa Sofyan Basir akan dilakukan pada Senin, 24 Juni 2019, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, Kamis (20/6/2019).

Sebelumnya, KPK telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara untuk Sofyan Basir ke Pengadilan Tipikor, Jumat (14/6/2019).

Febri mengatakan untuk pembacaan dakwaan, KPK akan menguraikan secara lebih rinci dan sistematis dugaan perbuatan dan peran terdakwa dalam perkara dugaan suap terkait kontrak kerja sama PLTU Riau-1 mulai dari dakwaan dan rangkaian persidangan.

"Terdakwa diduga membantu pelaku lain dalam melakukan korupsi tersebut. Oleh karena itu, KPK mendakwa menggunakan pasal sebagai berikut Pasal 12 a juncto Pasal 15 UU Tipikor juncto Pasal 56 ke 2 KUHP atau Pasal 11 juncto Pasal 15 UU Tipikor juncto Pasal 56 ke 2 KUHP," ungkap Febri.

KPK sudah menahan Sofyan Basir sejak 27 Mei 2019. Sofyan diduga membantu bekas anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik saham Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan kontrak kerja sama proyek senilai 900 juta dolar AS setara Rp12,8 triliun.

Baca Juga: Pengacara Sayangkan KPK Tahan Sofyan Basir
ICW: Tak Ada Kewajiban Pimpinan KPK Mesti dari Penegak Hukum

Terkait perkara ini, tiga terdakwa telah dijatuhi hukuman. Salah satunya mantan Menteri Sosial yang juga mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subsider 2 bulan kurungan.

Selain itu Eni Maulani Saragih yang divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp5,87 miliar dan 40 ribu dolar Singapura.

Sedangkan Johanes Budisutrisno Kotjo diperberat hukumannya Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjadi 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Berita Terkait

Kejagung Koordinasi dengan KPK Terkait Kasus Sofyan Basir Kejagung Koordinasi dengan KPK Terkait Kasus Sofyan Basir
Berkas Perkara Sofyan Basir Dilimpahkan ke Pengadilan Berkas Perkara Sofyan Basir Dilimpahkan ke Pengadilan
Menteri Jonan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus PLTU Riau-1    Menteri Jonan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus PLTU Riau-1

#sofyan basir #pltu riau-1 #kpk #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar