Sektor Pariwisata Bisa Jadi Kunci Hadapi Dampak Perang Dagang

Danau Toba, Sumatera Utara (Pixabay)

Arah - Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, sektor pariwisata dapat menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor pariwisata di Indonesia dinilai sangat potensial untuk menjadi solusi menghadapi dampak ekonomi akibat perang dagang Amerika Serikat-Cina.

Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Amalia Adininggar Widya mengatakan sejak ditetapkan sebagai leading sector, pariwisata diharapkan dapat menjadi salah satu sektor unggulan penghasil devisa negara.

Apalagi ketika perang dagang AS-Cina mulai memberi dampak bagi perekonomian global, termasuk Indonesia. Sektor Pariwisata menjadi salah satu “jalan pintas” yang bisa digunakan untuk menyelamatkan devisa negara.

“Analisis sementara menunjukkan industri pariwisata tidak terpengaruh perang dagang. Meski sedang terjadi perang dagang, orang-orang tetap berwisata,” ujarnya di Jakarta, Rabu (27/6/2019).

Baca Juga: Grup Sabyan Gambus Diajak Ikut Promosikan Kota Banda Aceh
Agung Hercules Dikabarkan Sakit

Namun dia mengingatkan yang perlu mendapat perhatian pemerintah dan para stakeholder bukan seberapa banyak jumlah kunjungan wisatawan, tetapi seberapa besar uang yang masuk dari sektor ini.

“Yang penting seberapa besar dana yang dihabiskan wisatawan yang datang ke Indonesia, dan inilah yang berdampak pada peningkatan produk domestik bruto (PDB),” katanya dilansir situs Kemenpar.

Berita Terkait

3 Cara Jitu Promosikan Pariwisata Garut 3 Cara Jitu Promosikan Pariwisata Garut
Gelar Rakornas II, Kemenpar Bahas Homestay Desa Wisata Gelar Rakornas II, Kemenpar Bahas Homestay Desa Wisata
Pasar Hutan Ranowelo Daya Tarik Baru Pariwisata Minahasa Pasar Hutan Ranowelo Daya Tarik Baru Pariwisata Minahasa

#kemenpar #Pariwisata #perang dagang as-cina #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar