Pantau Kegiatan Dewan Lewat Aplikasi DPR NOW

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (arah.com/Haryanto)

Arah - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kini memiliki aplikasi digital 'DPR NOW'. Aplikasi ini dipamerkan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo kepada para pegiat media sosial dan netizen dari kalangan milenial.

Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa melihat berbagai kegiatan dewan seperti rapat, audiensi maupun pengaduan masyarakat secara real time.

"Netizen yang terkenal dengan kekritisannya bisa langsung melihat berapa banyak anggota DPR RI yang datang rapat paripurna, rapat komisi maupun kegiatan kedewanan lainnya. Pembuatan aplikasi DPR NOW!, ditunjang sosial media DPR RI di twitter, facebook, instagram, dan youtube," ujar Bamsoet dilansir situs DPR RI. 

Menurut Bamsoet, DPR NOW merupakan sarana transformasi digital menyesuaikan kebutuhan Revolusi Industri 4.0. Selain itu juga untuk melibatkan partisipasi masyarakat, utamanya millenial, dalam proses check and balances DPR RI.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menilai pertumbuhan penetrasi pengguna internet di Indonesia harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital. Mengutip survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 171,18 juta jiwa (tumbuh 27,91 juta). Dengan penetrasi sebesar 64,8 persen dari jumlah penduduk yang mencapai 264,16 juta jiwa, menunjukan penduduk Indonesia sudah melek internet.

"Namun melek internet saja tidak cukup. Harus diikuti melek literasi digital. Agar para pengguna internet tidak tersesat dalam hiruk pikuk dunia maya, khususnya di berbagai platform media sosial. Melek literasi digital akan membuat pengguna internet terhindar dari hoax, hate speech maupun kejahatan siber lainnya," kata Bamsoet.

Baca Juga: Ini Alasan Pendiri Apple Sarankan Tinggalkan Facebook
Kontrol IMEI Ponsel untuk Lindungi Industri dan Konsumen

Laporan Digital 2019 yang dikeluarkan Hootsuite (We are Social) memperlihatkan Facebook sebagai aplikasi media sosial terpopuler dunia dengan pengguna mencapai 1,887 miliar. Indonesia menyumbangkan 120 juta pengguna, berada di posisi ke-3 dunia. Belum lagi jika melihat media sosial lainnya, seperti Youtube, Instagram, maupun Twitter, jumlah pengguna dari Indonesia selalu berada di tingkat atas.

Berita Terkait

Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang
DPR: Pemerintah Perlu Atur Pajak Toko Online Asing DPR: Pemerintah Perlu Atur Pajak Toko Online Asing

#aplikasi dpr now #DPR #Bambang Soesatyo #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar