Ini Mekanisme Pelantikan Anggota DPR Periode 2019-2024

Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. (id.wikipedia.org)

Arah -Pelantikan Anggota DPR RI yang baru pertama kali terpilih pada periode 2019-2024 harus dilantik Ketua Mahkamah Agung (MA). Sedangkan Ketua DPR RI hanya memandu anggota dewan yang mengalami Pergantian Antar Waktu (PAW).

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Damayanti terkait mekanisme pelantikan dewan saat menerima kunjungan konsultasi DPRD Provinsi Sumatra Utara di Gedung Setjen dan BK DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

“Semua Anggota baru yang belum pernah duduk harus diangkat dan diambil sumpahnya Ketua MA. Berbeda dengan seorang legislator yang digantikan yang lain melalui PAW, yang mengangkat cukup Ketua DPR RI,” ujarnya.

Maya, sapaan akrab Damayanti mengatakan, anggota DPR RI yang terpilih bisa tidak dilantik jika terjerat kasus perkara tertentu, atau ketinggalan saat pelantikan. Namun jika kasus perkara yang menjeratnya sudah selesai, bisa dilantik Ketua MA.

Baca Juga: Prabowo: Kami Siap Bantu untuk Kepentingan Rakyat
Kemenkeu Masih Tagih Tunggakan PT Lapindo Rp1,763 Triliun

Dia menambahkan menambahkan, jika yang mengalami pergantian adalah Ketua DPR RI, harus mengangkat atau melantik tetap Ketua MA.

“Berbeda jika Ketua DPR yang diganti pada saat periodenya masih berlangsung, maka yang mengangkat harus Ketua MA langsung. Berbeda dengan Anggota Dewan biasa,” pungkas Maya. 

Berita Terkait

DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang
Presiden: kontruksi Indonesia setara dengan Jepang dan Jerman Presiden: kontruksi Indonesia setara dengan Jepang dan Jerman
Nongkrong Asik? Ya..di Jakarta Nongkrong Asik? Ya..di Jakarta

#DPR #Pelantikan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar