Kasus Suap Jabatan di Kemenag, Haris Dituntut 3 Tahun Penjara

Ilustrasi. Palu Hakim. (Foto: Pixabay/Activedia)

Arah -Terdakwa perkara suap seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Haris Hasanudin dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa Penuntut Umum menilai Haris telah menyuap anggota DPR yang sekaligus mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menyatakan terdakwa Haris Hasanudin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar Jaksa KPK Ni Nengah Gina Saraswati saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Jaksa menyatakan Haris bersalah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca Juga: Ini Rekomendasi TGPF Kasus Penyerangan Terhadap Novel Baswedan
Jemaah Haji Boleh Bawa Kursi Roda Ke Tanah Suci

Menurut jaksa dalam surat tuntutannya, Haris memberikan uang Rp 255 juta kepada Rommy untuk melancarkan proses pengangkatannya sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jatim. Haris mendekati Rommy untuk mempengaruhi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang merupakan kader PPP.

Jaksa juga meolak permohonan Haris untuk menjadi justice collaborator karena dianggap tidak memenuhi syarat. Meski demikian, jaksa mengatakan penjelasan keterangan Haris harus dipertimbangkan.

Berita Terkait

Khofifah Penuhi Panggilan Jadi Saksi Sidang Kasus Kemenag        Khofifah Penuhi Panggilan Jadi Saksi Sidang Kasus Kemenag
KPK Panggil Rektor UIN Sebagai Saksi untuk Tersangka Rommy       KPK Panggil Rektor UIN Sebagai Saksi untuk Tersangka Rommy
Romahurmuziy Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel Romahurmuziy Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

#Romahurmuziy #Kasus Suap #Kemenag #Sidang Tuntutan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar