Mempersiapkan Diri Hadapi Potensi Gempa dan Tsunami

Bimbingan teknis (bimtek) penilaian bangunan di kawasan rawan gempa bumi di DIY. (Foto:BNPB)

Arah - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah diakui sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia. Di sisi lain, daerah ini juga memiliki potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami.

Pakar tsunami-BPPT, Widjo Kongko dilansir situs BNPB mengingatkan, masyarakat di DIY harus mempersiapkan diri terhadap potensi gempa bumi dan tsunami yang akan terjadi di Selatan Pulau Jawa.

Adanya potensi gempa dan tsunami ini diperkuat dengan kajian dan catatan historis, dimana adanya potensi kehadiran megathrust dan gerak sesar atau lempeng yang dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya gempa besar dengan kekuatan di atas 8,7 SR.

Menyikapi potensi tersebut, pada pekan lalu telah digelar bimbingan teknis (bimtek) penilaian bangunan di kawasan rawan gempa bumi di DIY. Bimtek ini dibuka Direktur PRB-BNPB dan dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DIY, Ketua Museum Gempa dan Unsur Pengarah BNPB dan para fasilitator tim ACeBS.

Peserta bimtek berjumlah 135 personil dari 4 Kabupaten/Kota yakni Kota Yogyakarta, Kab.Bantul, Kab.Sleman dan Kab.Gunung Kidul yang mewakili BPBD, para Kepala Desa dan anggota dari Forum PRB Kabupaten/Kota yang bersangkutan.

Bimtek ini merupakan langkah awal atau uji coba aplikasi AceBS (Asesmen Cepat Bangunan Sederhana) guna mengetahui bagaimana penggunaan aplikasi ini dalam menilai struktur bangunan/rumah di 12 desa yang tersebar di 4 Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan setelah bimtek ini selesai yakni 30 Agustus - 2 September 2019.

Baca Juga: BMKG: Aktivitas Gempa di Kalimantan Paling Rendah
Jemaah Haji di Mekkah Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Banten

Dengan pemahaman aplikasi tools ini, diharapkan, peserta dapat lebih mudah mengkomunikasikan pertanyaan dari ACeBS sehingga masyarakat mampu menjawab isiannya.

AceBs merupakan aplikasi yang dikembangkan BNPB bersama Museum Gempa Prof Sarwidi di Yogyakarta. Sarwidi, dalam penjelasannya mengatakan penilaian bangunan di kawasan rawan gempa bumi sangat penting untuk menilai kualitas bangunan di masyarakat.

Dari hasil penilaian tersebut, dapat diketahui tingkat kerentananan serta tindakan perbaikan apa yang perlu dilakukan dan memberikan rekomendasi kebijakan serta langkah untuk pemerintah di masing-masing kawasan tersebut.

Berita Terkait

Gubernur Jabar 'Ahmad Heryawan', Angkat Suara Soal Dampak Gempa Gubernur Jabar 'Ahmad Heryawan', Angkat Suara Soal Dampak Gempa
Forum SAR Sukabumi Imbau Warga Pesisir Tetap Waspada Pasca Gempa Forum SAR Sukabumi Imbau Warga Pesisir Tetap Waspada Pasca Gempa
Gempa Bumi 5,1 SR Saat Jumatan, Berpusat di Lebak Gempa Bumi 5,1 SR Saat Jumatan, Berpusat di Lebak

#Potensi Wisata #gempa #tsunami #Yogyakarta #BNPB #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar