KPK Hibahkan Aset Rampasan Negara Senilai Rp19.9 M ke Pemprov DIY

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghibahkan dua bidang tanah berikut bangunan di Yogyakarta kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto:KPK)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghibahkan aset rampasan berupa dua bidang tanah berikut bangunan kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Total nilai wajar bangunan yang berlokasi di Yogyakarta tersebut Rp19,9 miliar.

Barang hibah tersebut diserahkan langsung Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan diterima Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Gedung Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (4/9/2019).

Saut menjelaskan bangunan yang dihibahkan merupakan barang rampasan dari terpidana Irjen Pol Djoko Susilo dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan simulator SIM tahun 2011. Barang rampasan milik negara yang dikuasakan kepada KPK telah melalui proses penyitaan dan pengukuhan yang berkekuatan hukum tetap.

“KPK bukan membagi-bagikan barang, tapi semua ini asetnya pemerintah, aset negara bukan aset KPK,” katanya.

Baca Juga: KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Sebagai Tersangka
Agus Ajak Kawal Proses Pemilihan Pimpinan KPK

Aset tersebut berada di dua lokasi yakni di Patehan yang terdiri dari sebuah bangunan dan lahan ber-Sertifikat Hak Milik (SHM) dan di Langenastran terdiri dari sebuah bangunan dan dua lahan ber-SHM.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik hibah barang rampasan ini yang merupakan tindak lanjut dari permohonan yang diajukan setahun lalu. Bangunan dan tanah tersebut dikatakan Sri Sultan masih berada di dalam kawasan heritage dan punya nilai sendiri. Selanjutnya, kata dia, bangunan ini akan menjadi wadah aktivitas komunitas seni.

Berita Terkait

Pameran Furnitur Jogja Diyakini Merangsang Pembeli Luar Negeri Pameran Furnitur Jogja Diyakini Merangsang Pembeli Luar Negeri
OTT KPK di Yogyakarta, 4 Orang Ditangkap dan 3 Lokasi Diamankan OTT KPK di Yogyakarta, 4 Orang Ditangkap dan 3 Lokasi Diamankan
11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih 11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih

#Perampasan Aset #KPK #Yogyakarta #Sri Sultan Hamengku Buwono X #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar