Kabut Asap Kembali Menyelimuti Kota Palembang

Juru parkir di Kota Jambi gunakan masker hindari paparan kabut asap. Karhutla masih terjadi, kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi dan Kabupaten lainnya di Provinsi Jambi. (ANTARA/Muhamad Hanap)i.

Arah -  Kabut asap kembali menyelimuti kota Palembang, Sumatera Selatan, pada senin (14/10). Sehingga sejumlah warga mengeluhkan kondisi dan menyebut yang terparah selama periode kemarau tahun 2019.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel, jumlah titik panas yang terjadi saat ini sebanyak 732 titik. Dimana titik panas terbanyak berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan jumlah 437 titik.

Mengutip antara, Amelia, salah satu warga Kota Palembang mengatakan terkejut melihat kabut asap yang begitu pekat saat akan mengantar anaknya sekolah pada pukul 06.30 wib pagi tadi. Bahkan menurutnya jarak pandang hanya 10 meter.

"Saya terkejut, kenapa gelap seperti ini. Kemarin walaupun ada kabut asap tetapi tidak separah ini," ujarnya.

Baca Juga: BMKG: Tak Ada Sebaran Asap Lintas Batas Sumatera ke Malaysia
Petugas 119 Tangani Balita Terpapar Asap Karhutla di Ria

Kepala Bidang Kedaruratan BNPBD mengatakan titik panas terbanyak terpantau berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir sehingga fokus pemadaman pada wilayah tersebut.

"Kami masih terus lakukan waterbombing dengan mengarahkan lima unit helikopter. Kebakaran di wilayah tersebut sulit dipadamkan karena kawan gambut dan akses darat yang terbatas," kata Ansori.

Sementara itu, informasi yang diperoleh ANTARA, Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan siswa untuk merespn kondisi ini.

Berita Terkait

BNPB Waspadai Kebakaran Hutan Saat Asian Games BNPB Waspadai Kebakaran Hutan Saat Asian Games
Ini Penyebab Sebagian Besar Kebakaran Hutan di Indonesia Ini Penyebab Sebagian Besar Kebakaran Hutan di Indonesia
Cegah Karhutla dengan Pendekatan Kesejahteraan Ekonomi Cegah Karhutla dengan Pendekatan Kesejahteraan Ekonomi

#Kebakaran Hutan #Pemadaman Kebakaran Hutan #Palembang #Karhutla #BMKG #BNPB #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar