Di Akhir Masa Jabatan, Wapres Ingatkan Pembenahan Batam

Salah satu landmark Batam. (Foto: Kemenpar RI)

Arah - Di akhir masa jabatannya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam segera membenahi sejumlah kendala berinvestasi di Batam.

"Secara umum disampaikan tugas agar dalam waktu tidak terlalu jauh, ada perubahan di BP Batam," ujar Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam, Muhammad Rudi di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (17/10/2019).

Instruksi itu disampaikan Wapres kepada Kepala BP dalam rapat di Jakarta, awal pekan lalu. Wapres meminta agar seluruh syarat utama berinvestasi harus dipenuhi Batam sebagai kota tujuan investasi.

Wapres meminta sistem perizinan berinvestasi di Batam tidak dipersulit. Kepada Rudi yang juga menjabat Wali Kota Batam, Wapres meminta pembenahan masalah lahan. Bila ada yang tidak membangun lahan yang sudah dialokasikan, diminta mengembalikannya.

Mengutip Wapres, Rudi mengatakan investasi membutuhkan lahan dan tidak perlu ada lagi banyak alasan dalam pengurusannya.

KEK Batam akan segera terealisasi, meski demikian daerah di luar KEK tetap berstatus Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas.

"FTZ tidak diganggu. Tapi di dalamnya ada KEK. Wapres minta semua terealisasi," kata Rudi.

Baca Juga: Hampir 1 Juta Pemudik Naik Kapal Laut, Pelabuhan Batam Terpadat
Menikmati Wisata Keluarga di Batam

Dia mengatakan, dalam rapat itu, Wapres juga memintanya membenahi Pelabuhan Batuampar, agar lebih maksimal dalam bongkar muat. Rencananya, BP Kawasan Batam akan meningkatkan kapasitas Pelabuhan Batuampar hingga 5 juta TEUs per tahun.

Untuk mencapai kapasita 5 juta TEUs per tahun, ia mengatakan harus dilakukan penyempurnaan alat pembongkaran.

"Alat pengangkutan kapal ke darat tidak pakai lagi truk crane. Tapi crane permanen yang akan dipasang. Dan dalam waktu dekat ini akan kami selesaikan," pungkasnya.

Berita Terkait

Ini Solusi untuk Mengurai Kemacetan di Jabodetabek Ini Solusi untuk Mengurai Kemacetan di Jabodetabek
Wapres Buka Perdagangan Bursa Efek 2018 Wapres Buka Perdagangan Bursa Efek 2018
Negara Islam Diharapkan Investasi Langsung ke Indonesia Negara Islam Diharapkan Investasi Langsung ke Indonesia

#Batam #Wapres Jusuf Kalla #investasi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar