Benarkah Matahari Mengandung Vitamin D, Ini Jawabannya

Sinar matahari yang sehat itu ternyata bukan pagi-pagi (themarkliving)

Arah -  Vitamin D adalah vitamin unik yang tidak semua orang mendapatkannya. Kepercayaan yang selama ini dipercaya adalah sinar matahari mengandung Vitamin D yang baik untuk kesehatan manusia. Yang perlu diluruskan, sinar matahari tidak mengandung vitamin D tetapi membantu memproses vitamin D yang ada di tubuh kita.

Itu artinya sinar matahari membantu dalam membentuk sintesis vitamin D di dalam tubuh kita. Ketika kulit Anda terkena sinar matahari, itu menciptakan vitamin D dari kolesterol di dalam tubuh. Sinar ultraviolet B (UVB) matahari menyentuh kolesterol dalam sel-sel kulit, memberikan energi untuk sintesis hingga menghasilkan vitamin D.

Baca Juga: Tukang Ganti Bohlam ini Bergaji 300 Juta
Strategi Baru Teknologi Modifikasi Cuaca

Sumber vitamin D juga bisa didapatkan dari segelintir makanan, seperti minyak ikan cod, salmon, sarden tuna, hati sapi, kuning telur, jamur kancing dan makarel. Jika Anda jarang terkena sinar matahari, Anda harus memakannya setiap hari untuk mendapatkan vitamin D.

Kita membutuhkan vitamin D untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfat dari makanan kita. Mineral-mineral ini penting untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan tulang menjadi lunak dan lemah, yang dapat menyebabkan kelainan bentuk tulang.

Proses sintesis vitamin D dari sinar matahari menggunakan UVB. Oleh karena itu saat berjemur tidak boleh terlalu lama karena bisa merusak kesehatan. Waktu yang dianjurkan sekitar 10-15 menit.

Tidak diketahui persis berapa banyak waktu yang dibutuhkan di bawah sinar matahari untuk membuat vitamin D yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Ini karena ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi bagaimana vitamin D tercipta, seperti warna kulit Anda atau seberapa banyak kulit yang telah terpapar.

Untuk mendapatkan asupan vitamin D yang lebih optimal dari sinar matahari dan mengurangi risiko terkena kanker kulit, waktu terbaik terkena paparan sinar matahari adalah siang hari. Untuk di Indonesia, waktu dimulai pada jam 10 pagi.

Semua otoritas kesehatan dunia memperingatkan agar jangan berlebihan saat berjemur, alih-alih mendapatkan vitamin D malah menyebabkan sel-sel tubuh menjadi rusak dan menjadi kanker kulit. Paparan sinar matahari harus dihindari selama 3-5 jam pada siang hari.

Kesimpulan

Informasi tentang sinar matahari mengandung vitamin D adalah keliru. Matahari tidak memberikan vitamin D, tetapi sinar matahari akan mengubah pro-vitamin D menjadi vitamin D. Pro-vitaminnya sendiri sudah ada di tubuh kita. Ada regulasi khusus pro-vitamin D menjadi vitamin D.

Berita Terkait

Benarkah Sinar Matahari Pengaruhi 'Mood' Seseorang? Benarkah Sinar Matahari Pengaruhi 'Mood' Seseorang?
Ilmuwan Akan Teliti Cara Redupkan Sinar Matahari  Ilmuwan Akan Teliti Cara Redupkan Sinar Matahari
Wow, Ternyata Bermain di luar Ruangan Tingkatkan Penglihatan Anak Wow, Ternyata Bermain di luar Ruangan Tingkatkan Penglihatan Anak

#vitamin #VITAMIN D #Matahari #sinar matahari #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar