Fakta Ilmiah, Mendengarkan Al-Quran Berpegaruh Positif pada Otak

Sejumlah santri membaca Alquran atau bertadarus di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/5). Sebanyak 300 santri di pondok pesantren tersebut mengaji dengan membaca minimal dua juz setiap harinya untuk menambah amal ibadah selama bulan suci Ramadan. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Arah -  Al-Quran merupakan kalam Allah yang menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Kandungan di dalamnya menjadi pedoman hidup dan berisi tentang ilmu pengetahuan tentang seluruh alam semesta. Para ilmuan kemudian mencari kebenaran pengetahuan modern yang sebenarnya sudah dibahas dalam Al-Qur’an.

Selain kandungannya yang selalu menjawab segala permasalahan, ada fakta lain tentang ayat-ayat Al-Qur’an. Meski tidak mengetahui maknanya, bacaan ayat Al-Quran ternyata dapat berdampak positif pada syaraf otak manusia. Ini juga akan berlaku bagi mereka yang tidak beragama Islam sekalipun.

Baca Juga: Prabowo Jadi Menteri, Pengamat: Banyak Maslahat Daripada Mudharat
CEO Gojek : Banyak 'Startup' Luar Negeri Tiru Aplikasi Gojek

Dr. Al Qadhi yang merupakan seorang dokter ahli jiwa yang bekerja di salah satu Klinik Besar Florida Amerika Serikat. Dalam penelitiannya ditemukan bahwa seseorang yang mendengarkan Al-Quran dapat merasakan perubahan fisiologis seperti penurunan depresi, kesedihan dan memperoleh ketenangan jiwa.

Pada penelitian tersebut Ia menggunakan peralatan elektronik modern untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.

Dr. Al Qadhi melakukan penelitian sebanyak 210 kali dan membaginya dalam dua sesi. Sesi pertama adalah mendengarkan Al-Qur’an dan sesi kedua membacakan bahasa arab bukan dari Al-Quran.

Hasilnya menyatakan responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Quran, sementara pada bacaan bahasa Arab biasa mendapatkan ketenangan hanya hanya 35%.

Hal ini diperkuat dengan penelitian Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia. Penelitiannya menunjukan bahwa bacaan Al-Qur’an yang diperdengarkan kepada bayi yang rewel akan mengubah reaksi bayi menjadi tersenyum dan lebih tenang.

Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Maha benar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).

Berita Terkait

Bolehkah Membaca Alquran Sambil Tiduran? Bolehkah Membaca Alquran Sambil Tiduran?
Kemristekdikti Dorong Akademisi Lakukan Penelitian Bidang Halal Kemristekdikti Dorong Akademisi Lakukan Penelitian Bidang Halal
Keren, Relawan Kebersihan di Reuni 212 Kumpulkan Sampah di Monas Keren, Relawan Kebersihan di Reuni 212 Kumpulkan Sampah di Monas

#alquran #Baca Alquran #muslim #Arab Saudi #Kecerdasan Otak #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar