Mahfud MD Ungkit Soal 'Baju' Jelang Pengumuman Cawapres 2019

Menkopolhukam Mahfud MD (Antara/Wahyu Putro)

Arah - Menko Polhukam Mahfud MD sempat menyinggung soal menyiapkan baju saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Korps Alumni HMI di Pontianak, Sabtu malam.

Bermula dari kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia, dimana Indonesia adalah negara yang merebut dari penjajah, bukan karena diberi.

"Memang Indonesia sempat diberi janji oleh Jepang, bahkan Bung Karno dan Bung Hatta sudah dijanjikan tanggalnya 22 Agustus 1945 di Tokyo, Jepang," ujar Mahfud MD.

Kedua tokoh bangsa itu pun diminta untuk menyiapkan baju yang bakal digunakan saat pemberian kemerdekaan tersebut di Tokyo.

"Sama seperti saya, siap-siap baju," kata Mahfud yang disambut tawa ratusan peserta dialog.

Baca Juga: Tanggapi Candaan Prabowo yang Hanya Ingin Tidur, Wamen: Waduh!
Dari Aktifis, Jurnalis Hingga Relawan, Ini Dia Sosok Wamen Desa

Tentu masih diingat, ketika menjelang pengumuman pasangan cawapres bagi Capres Joko Widodo, nama Mahfud MD termasuk yang disebut-sebut, bahkan sampai menyiapkan baju menjelang pengumuman tersebut meski akhirnya pilihan jatuh kepada KH Ma'ruf Amin.

Namun sejarah mencatat bahwa Indonesia akhirnya menyatakan diri merdeka setelah upaya keras para pemuda yang berhasil meyakinkan Bung Karno dan Bung Hatta agar secepatnya memproklamirkan hal tersebut.

Pada kesempatan itu, Mahfud juga mengajak bangsa Indonesia untuk selalu melihat sisi positif atas kondisi bangsa.Ia mencontohkan jumlah penduduk miskin di Indonesia yang jumlahnya 25,1 juta atau sekitar 9 persen dari total penduduk secara keseluruhan.

"Kalau kita tidak merdeka, jumlah penduduk miskin di Indonesia ada 99 persen. Karena kita merdeka, penduduk miskin Indonesia semakin sedikit," kata dia.

Ia menyebut ada yang bilang sekarang banyak yang korupsi. "Oke, itu kita maklumi, tapi sekarang kita punya hakim, jaksa, polisi, ada KPK, yang bisa menangkap mereka, ini karena kita merdeka. Jadi, jangan marah-marah terus," kata dia.

Mahfud MD hadir dalam dialog kebangsaan yang digelar KAHMI Nasional dan Kalbar, sekaligus mengikuti Jalan Sehat Nasional KAHMI - Sobatku di Pontianak, Minggu (27/10) pagi.

Hadir pula sejumlah tokoh nasional seperti Akbar Tanjung, Ahmad Doli Kurnia, Harry Azhar Azis, Rahmat Bagja, Fanshurullah Asa, Viryan Azis, dan beberapa lainnya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji dalam dialog tersebut menyampaikan tentang pencapaian desa mandiri. "Dulu hanya satu, sekarang sudah menjadi 87 desa mandiri, karena hasil sinergi dengan para pihak," kata Sutarmidji.

Berita Terkait

Ternyata PR untuk Mahfud di Polhukam adalah.... Ternyata PR untuk Mahfud di Polhukam adalah....
Menkopolhukam Lempar Pujian Terhadap Kinerja BNPT Menkopolhukam Lempar Pujian Terhadap Kinerja BNPT
Cerita Mahfud Soal Itikad Baik Kerja Sama Prabowo di Kabinet Cerita Mahfud Soal Itikad Baik Kerja Sama Prabowo di Kabinet

#Cawapres 2019 #Jakarta #Mahfud MD #Menkopolhukam

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar