Inilah Ciri-Ciri Orang Meninggal Husnul Khatimah

Meninggal Husnul Khatimah (wordpress.com)

Arah - Setiap Muslim pasti mengidam-idamkan agar dapat meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

Dalam islam, husnul khotimah berarti kondisi dimana manusia meninggal dalam keadaan terbaik dan memperoleh kemulian di sisi Allah SWT.

Umumnya mereka adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa.

Proses kehidupan di alam kubur merupakan rahasia Allah SWT. Tidak ada seorang pun yang mengetahui perkara tersebut, namun kita dapat melihat dari cara manusia itu meninggal, orang-orang baik akan meninggal dalam keadaan baik (husnul khotimah) dan dijauhkan dari azab kubur.

Sedangkan orang-orang buruk meninggal secara buruk (su’ul khotimah) dan didekatkan dengan azab kubur.

Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa seseorang itu meninggal dalam keadaan husnul khotimah berdasarkan dalil-dalil hadis dan Alquran.

1. Orang yang meninggal dengan mengucapkan kalimat syahadat “La ilaaha illallah”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallah’ maka dia akan masuk Surga.” (HR. Abu Dawud)

2. Orang yang meninggal pada malam Jum’at atau hari Jum’at

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia di hari Jum’at atau pada malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

3. Orang yang meninggal dengan keringat di dahinya

“Dari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang sakit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allaahu Akbar, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang mu`min meninggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.” (HR. Ahmad)

4. Orang yang meninggal dalam keadaan sakit perut (gangguan lambung, ginjal, usus dan sebagainya yang ada di sekitar perut)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

"Barangsiapa yang mati karena sakit perut maka dia adalah syahid.” (HR. Muslim)

5. Wanita yang meninggal saat melahirkan bayinya

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;

“Terbunuhnya seorang muslim terhitung syahid, kematian karena wabah Tha'un terhitung syahid, kematian karena sakit perut terhitung syahid, kematian karena tenggelam terhitung syahid dan seorang wanita yang mati karena melahirkan anaknya terhitung syahid.” (HR. Ahmad)

Baca Juga: Jodoh Tak Kunjung Datang? Mungkin Kamu Masih Melakukan 8 Dosa Ini
Begini Hukumnya Jika Orang Tua Memaksa Anak Gadisnya Menikah...

6. Orang yang meninggal di medan perang dengan niat membela agama Islam (jihad Fisabilillah)

Allah Ta’ala berfirman;

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki.” (QS. Ali Imran)

Dari Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Bagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari azab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun ‘in (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.” (HR. Turmudzi, Ibnu Majah)

7. Orang yang meninggal tertimpa reruntuhan bangunan atau jatuh dari tebing

Dari Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda: “Orang yang mati syahid itu ada lima; orang yang meninggal karena penyakit tha’un (sejenis penyakit kulit), sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing) dan meninggal di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

8. Orang yang meninggal saat melakukan ibadah

Orang yang meninggal setelah menjalankan suatu ibadah, Seseorang yang meninggal saat melakukan suatu ibadah, seperti bersedekah, puasa, solat, haji dan ibadah lain tergolong dalam meninggal husnul khatimah.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda;

“Barangsiapa yang mengucapkan: Laa ilaaha illallah mengharapkan wajah Allah lalu wafat setelah mengucapkannya maka dia masuk surga, barangsiapa berpuasa satu hari mengharapkan wajah Allah lalu wafat ketika mengerjakannya maka dia masuk surga, barangsiapa yang bersedekah dengan satu sedekah mengharapkan wajah Allah lalu wafat ketika mengerjakannya maka dia masuk surga.”

9. Orang yang meninggal karena mempertahankan hartanya

Harta disini dapat diartikan sebagai benda seperti uang, emas, rumah, dan sejenisnya atau juga bisa kehormatan diri.

Dari Abu Hurairah RA meriwayatkan. Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam dan bertanya;

“Wahai Rasulullah, bagaimana kalau ada seseorang yang hendak mengambil hartaku?” Beliau bersabda, “Jangan engkau berikan hartamu!” Bagaimana kalau ia melawanku?” Beliau bersabda; “Lawanlah dia!”, “Bagaimana kalau dia membunuhku?” Beliau bersabda; “Engkau syahid”, “Bagaimana kalau aku yang membunuhnya?” Beliau bersabda; “Dia di neraka!.” (HR. Muslim)

Berita Terkait

Jodoh Tak Kunjung Datang? Mungkin Kamu Masih Melakukan 8 Dosa Ini Jodoh Tak Kunjung Datang? Mungkin Kamu Masih Melakukan 8 Dosa Ini
Begini Hukumnya Jika Orang Tua Memaksa Anak Gadisnya Menikah... Begini Hukumnya Jika Orang Tua Memaksa Anak Gadisnya Menikah...
Apakah Manusia Buang Air Ketika Berada di Surga? Ini Jawabannya Apakah Manusia Buang Air Ketika Berada di Surga? Ini Jawabannya

#alquran #hadis #Meninggal Dunia #islam #Islami #muslim #muslimah #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar