Astaga, 64.000 Kendaraan di Kuningan Tunggak Pajak

Pengendara sepeda motor melintasi Kawasan Pasar Senen, Jakarta, Jumat (9/12). Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) penjualan sepeda motor dari Januari hingga November mencapai 5.493.521 unit atau mendekati target penjualan sebanyak enam juta unit pada 2016. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Arah -  Kantor Samsat Kabupaten Kuningan Jawa Barat melakukan pendataan bagi penunggak pajak kendaraan bermotor, hasilnya dari sekitar 331.000 lebih kendaraan baik roda dua dan empat yang terdata di Kantor Samsat Kuningan, ternyata hampir 20 persen di antaranya atau sekitar 64.000 kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) alias nunggak pajak.

Kasi Pendataan dan Penetapan Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD) Samsat Kuningan Yus Muhamad Nizar menjelaskam angka tersebut menunjukkan masih banyak masyarakat Kuningan yang belum sadar untuk membayar pajak kendaraannya.
“Sekitar 20 persen kendaraan di Kuningan tidak melakukan daftar ulang. Jika dipukul rata pajak setiap kendaraan Rp 200.000 saja, silakan hitung sendiri berapa besar kerugian negara yang diakibatkan,” ujar Yus yang ditemui.
Salah satu upaya menyadarkan masyarakat pemilik kendaraan untuk membayar pajak yaitu dengan menggelar kegiatan operasi terpadu. Di mana setiap kendaraan akan diperiksa Surat Ketetapan Pajak yang biasanya melekat pada STNK. Apabila terdapat tunggakan, maka dipersilakan untuk melakukan pembayaran di tempat yang telah disediakan.
“Bagi yang tidak bawa uang, STNK kami tahan dan diganti surat tilang dan dipersilakan untuk menguruskannya di Kantor Samsat seminggu ke depan. Operasi ini untuk mengingatkan masyarakat yang belum sempat bayar pajak atau lupa untuk segera diselesaikan,” ujar Yus.
Yus melanjutkan, ada kabar baik para penunggak pajak tersebut. Di mana Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini kembali mengeluarkan kebijakan pembebasan denda pajak kendaraan menunggak. Bahkan, bagi yang tunggakkannya hingga lima tahun bahkan lebih cukup bayar pajak hanya empat tahun saja.
“Program pembebasan denda pajak ini hanya satu bulan saja, yaitu mulai tanggal 10 November hingga 10 Desember mendatang. Masyarakat hanya membayar, pajak pokoknya saja, dan bagi yang tunggakannya lima tahun hingga lebih ada diskon bayar pajak hanya empat tahun saja,” ungkap Yus.
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau membayarkan pajak kendaraannya. Sehingga kepada seluruh pemilik kendaraan terutama yang masih menunggak untuk memanfaatkan program ini sebaik-baiknya.
“Banyak keuntungan didapat masyarakat jika kendaraannya tidak menunggak pajak, di antaranya tidak takut lagi kena razia dan yang terpenting nilai jual kendaraan yang meningkat. Oleh karena itu mari manfaatkan program ini sebaik-baiknya,” tutup Yus. /Nugraha

Berita Terkait

Peringatan, Rekening Penunggak Pajak akan Diblokir Peringatan, Rekening Penunggak Pajak akan Diblokir
Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara
Hari Buruh,Solidaritas Jurnalis Bandung Beri Pernyataan Sikap Ini Hari Buruh,Solidaritas Jurnalis Bandung Beri Pernyataan Sikap Ini

#pajak #Pajak Kendaraan Bermotor #bom Kuningan #Jawa Barat #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar