DPR Meminta BI Awasi Penyebaran Uang Digital

Ilustrasi: Dompet Elektronik (e-wallet). (Foto: Pixabay.com)

Arah - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menginginkan Bank Indonesia (BI) dapat mengambil sejumlah langkah guna mengantisipasi penyebaran uang digital yang semakin hari dinilai semakin pesat penggunaannya.

"BI harus pastikan dalam penggunaan uang digital ini tidak terjadi money creation karena uang digital tidak bisa dikontrol oleh bank sentral," kata Anis Byarwati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (13/11).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan bahwa istilah money creation merupakan proses penciptaan uang yang tidak bisa dikontrol bank sentral.

Menurut dia, money creation bisa menimbulkan masalah pada ekonomi bahkan bisa menciptakan resesi ekonomi karena bank sentral tidak bisa mengatur peredaran uang untuk menyokong ekonomi. Bank sentral juga tidak bisa melakukan intervensi pada suku bunga pinjaman.

Baca Juga: Khawatir Akan Keselamatan Rizieq, Prabowo Bakal Temui Jokowi
Ada Toko 'Maaf Toko Ini Tidak Menjual Apa-apa' Viral di Medsos

"Jika money creation terjadi maka bisa menimbulkan masalah pada ekonomi, bahkan bisa menciptakan krisis ekonomi, karena peredaran uang tidak bisa diatur dan tidak bisa dikontrol oleh bank sentral terutama terkait dengan capaian ekonominya," ucapnya.

Ia berpendapat bahwa meski pada saat ini jumlah peredaran uang digital relatif masih kecil, tetapi harus benar-benar diantisipasi karena ke depannya dapat menjadi besar, apalagi ekonomi digital saat ini memang lagi gencar-gencarnya.

Berita Terkait

Isi Ulang e-money akan diawasi OJK Isi Ulang e-money akan diawasi OJK
BI Dorong Generasi Muda Gunakan Uang Elektronik BI Dorong Generasi Muda Gunakan Uang Elektronik
BI Kembangkan Layanan Uang Elektronik di Pesantren BI Kembangkan Layanan Uang Elektronik di Pesantren

#Bank Indonesia #uang elektronik #emoney #DPR RI #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar