Warga Koban Gusur: Kami Pendukung Anies, Ia Ingkar Janji

Dok. Petugas menggunakan alat berat merobohkan bangunan saat melakukan pembongkaran pemukiman penduduk di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu (28/9). Pembongkaran pemukiman penduduk yang berada di bantaran sungai tersebut merupakan kelanjutan dari proyek normalisasi dan penataan kali Ciliwung. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Arah - Puluhan warga korban penggusuran di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara meminta Anies Baswedan untuk menepati janji kampanye sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur, katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye" kata salah seorang warga, Subaidah, Sabtu (16/11).

Subaidah mengatakan hampir semua warga Madura yang bermukim di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII mendukung Anies saat Pilkada lalu. Namun, janji tidak ada penggusuran tidak ditepati.

"Usai kami digusur, sampai sekarang juga tidak dikunjungi," ujar Subaidah.

Hal senada disampaikan Ardi, jika Pilkada Gubernur DKI Jakarta lalu, warga menaruh harapan ke Anies dengan janji tanpa penggusuran. Mereka juga menggalang dukungan agar Anies dapat terpilih sebagai gubernur.

"Yang kami dapatkan hanya penggusuran," ujar Ardi.

Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari kepolisian, satpol PP dan PPSU melakukan penertiban bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis (14/11).

Penertiban tersebut berujung bentrok, karena warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut.

Camat Tanjung Priok Syamsul Huda menegaskan upaya dilakukan pemerintah bukan penggusuran tetapi penataan dan penertiban bangunan yang tidak sesuai dengan fungsinya.

Baca Juga: Buya Syafii: Ahok Oke, Dia di Penjara Belajar Menjaga Lidah
PKS: Makna Oposisi Bukan Gimana Cara Menggulingkan Pemerintahan

"Kita melakukan penataan, bukan penggusuran," tegas Syamsul.

Penataan itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah menormalisasi saluran air sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar enam meter. Wilayah tersebut rawan terjadinya genangan saat musim penghujan.

"Kami melakukan penataan di fasilitas umum dan fasilitas sosial, bukan pemukiman. Kalau itu pemukiman namanya menggusur," jelas Syamsul.

Berita Terkait

Pemprov DKI Segera Revitalisasi Danau Dan Waduk Pemprov DKI Segera Revitalisasi Danau Dan Waduk
Jelang Debat Cagub DKI, Ini yang Jadi Fokus Anies Baswedan Jelang Debat Cagub DKI, Ini yang Jadi Fokus Anies Baswedan
Salah Input APBD, Diknas DKI: Anggaran Telah Disesuaikan Salah Input APBD, Diknas DKI: Anggaran Telah Disesuaikan

#Anies Baswedan #Pemprov DKI Jakarta #Penggusuran #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar