Kompetisi Robotik Madrasah Kembangkan Karakter dan Saintek

Kompetisi Robotik Madrasah (Foto:Kemenag)

Arah - Kompetisi Robotik Madrasah digelar selama dua hari, 16-17 November 2019. Kegiatan ini merupakan upaya Kementerian Agama (Kemenag) dalam mengembangkan dan mensinkronkan aspek saintek dan karakter siswa madrasah.

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag A. Umar mengatakan aspek saintek-nya adalah anak-anak menggabungkan dari sekian materi ilmu pengetahuan. Misalnya menggabungkan ilmu Fisika, ilmu Komputer, ilmu pemrogaman menjadi robotik.

Sedangkan dari aspek karakter, lanjut Umar, para siswa selama dua hari dituntut ketekunan dan kekompakan kerja sama tim.

"Ini menguji karakter kebersamaan, toleransi dan kesabaran peserta," ujarnya di sela-sela Kompetisi Robotik Madrasah, di Grand City Mall Surabaya, Minggu (17/11/2019).

Umar optimistis, kompetisi ini akan menjadi bekal anak-anak di masa depan. Bekal tersebut dalam bentuk kompetensi sains dan karakter yang kuat.

"Dengan kompetisi yang bagus, anak anak siap mengahadapi tantangan zaman," tegasnya.

Selain itu, lanjut Umar, Kompetisi Robotik Madrasah, diharapkan memberikan rangsangan bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi era industry 4.0 dengan lebih bersemangat belajar, khususnya di bidang teknologi, robotik dan otomasi.

Baca Juga: Robot Pemilah Telur Karya Siswa MAN Berjaya di Internasional
Cari Wajah Robot, Perusahaan Ini Berani Bayar Rp1,8 Miliar

Umar bersyukur, meski tidak ada kurikulum robotik, tetapi perkembangan robotik di madrasah sangat signifikan. Kemenag akan terus melakukan pendampingan bagi siswa yang berminat di bidang robotik.

"Kita akan terus dorong bagi juara nasional, untuk ikut kompetisi tingkat regional bahkan internasional," katanya.

Kompetisi Robotik Madrasah tahun 2019 mengusung tema "Robots Save The Earth: Green Energy and Environmental Issues atau Robot Penyelamat Lingkungan. Kegiatan ini diikuti 150 tim terbag i dalam Kategori Rancang Bangun tingkat MI (30 tim), MTs (30 tim), MA (30tim), Robot Pemilah Sampah tingkat MTs (30 tim), dan Mobil Robot IoT tingkat MA (30 tim).

Berita Terkait

Robot Pemilah Telur Karya Siswa MAN Berjaya di Internasional     Robot Pemilah Telur Karya Siswa MAN Berjaya di Internasional
Indonesia Raih Perak Dari Olimpiade Robot Internasional Indonesia Raih Perak Dari Olimpiade Robot Internasional
Begini Jadinya Kalau Robot Jadi Kasir Begini Jadinya Kalau Robot Jadi Kasir

#Kemenag #robot #Madrasah #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar