PSI Usul Masa Jabatan Jadi 7 Tahun, Ini Alasannya....

Ketua DPP PSI Tsamara Amany (Foto/[email protected])

Arah - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan agar masa jabatan presiden sampai tujuh tahun, tetapi dibatasi hanya satu periode.

"Jika hanya satu periode, setiap presiden akan bekerja semaksimal mungkin, fokus bekerja buat rakyat dan tak memikirkan pemilu berikutnya," kata Ketua DPP PSI Tsamara Amany dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta.

Menurut dia, masa jabatan satu periode akan membuat presiden terlepas dari tekanan politik jangka pendek dan lebih fokus untuk melahirkan kebijakan terbaik.

"Politik akan terbebas dari pragmatisme," ujarnya.

Baca Juga: AHY: Sedih, Tahun 2019 Itu Pukulan Telak Buat Saya!
Didatangi Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, AHY Menangis Histeris

Ia mengatakan masa kepemimpinan perlu diperpanjang sampai tujuh tahun agar setiap presiden mempunyai waktu cukup untuk mewujudkan program-program kerjanya.

"Selanjutnya, satu periode ini akan menghilangkan konsep petahana dalam pemilihan presiden. Maka tak ada lagi kecurigaan bahwa petahana memanfaatkan kedudukannya untuk kembali menang pemilu," kata Tsamara.

Dalam pengamatan PSI, pada format 2x5 tahun pun, yang efektif cuma tujuh atau delapan tahun.

"Dua atau tiga tahun sisanya biasa dipakai untuk penyesuaian awal periode dan kampanye pemilu berikut," kata Tsamara. seperti dikutip Antara

Ia menambahkan, pemilu tiap tujuh tahun jelas akan menghemat biaya. Jika biasanya tiap lima tahun ada pemilu, kelak hanya akan terjadi tiap tujuh tahun.

Berita Terkait

Presiden Jokowi Lantik Djoko Setiadi Sebagai Kepala BSSN Presiden Jokowi Lantik Djoko Setiadi Sebagai Kepala BSSN
Galau Dan Bingung, Presiden  Jokowi Beli Sepatu di Bandung Galau Dan Bingung, Presiden Jokowi Beli Sepatu di Bandung
Begini Simulasi Penjemputan Tamu di Pernikahan Anak Presiden Begini Simulasi Penjemputan Tamu di Pernikahan Anak Presiden

#Partai Solidaritas Indonesia (PSI) #Jabatan #Presiden #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar