BPIP: Ada Lembaga Negara Belum Maksimal Implementasikan Pancasila

Plt BPIP, Hariyono (ANTARA/Syaiful Hakim)

Arah -Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menilai, masih ada lembaga negara yang belum maksimal dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

"Melalui kegiatan musyawarah nasional, BPIP mengajak BUMN untuk berdiskusi sekaligus bersama-sama belajar mengenai Pancasila," ujar Plt BPIP, Hariyono, saat membuka Musyawarah Nasional Pemantapan Pembinaan Ideologi Pancasila dengan BUMN, di Jakarta, Kamis (29/11/2019).

Menurut Hariyono, upaya pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat dan BUMN.

"Jangan sampai kita menuntut masyarakat harus pancasilais, tapi justru lembaga-lembaga negara itu kurang memerhatikan nilai-nilai Pancasila. BUMN sebagai badan milik negara harus paham misi yang diembannya, yaitu tidak hanya sekedar sosialisasi Pancasila tapi praktik dan kebijakan di Kementerian BUMN seyogyanya juga mengemban visi kebangsaan, khususnya nilai-nilai Pancasila," katanya.

Dia mengingatkan agar seluruh BUMN menyadari mereka bukan sekadar lembaga yang fokus mencari keuntungan, namun juga memiliki misi sosial dan misi kebangsaan yang wajib dilaksanakan.

"Nah, BUMN punya peran yang semacam itu. Kita tidak anti terhadap kegiatan swasta atau pengusaha-pengusaha swasta, tapi pengusaha swasta harus kita rangkul untuk bersama-sama dengan koperasi, ekonomi masyarakat, dan BUMN bisa menjembatani itu," jelas Hariyono.

Menurut dia, BUMN tidak boleh terlalu dominan karena dikhawatirkan nantinya inisiatif bidang usaha ekonomi rakyat menjadi mati. Apabila hal itu terjadi, maka Indonesia tidak berbeda dengan negara-negara komunis.

Baca Juga: Dorong Penguatan Kelembagaan, BPIP Apresiasi Komisi II DPR
DPR Dukung Penguatan Kelembagaan BPIP Melalui UU

Sebaliknya, tidak boleh pula swasta terlalu dominan sehingga akhirnya peran negara dalam menyejahterakan masyarakat menjadi tidak terkalahkan. Dominasi swasta sama saja membuat negara Pancasila serupa dengan negara kapitalis.

"Karena negara kita bukan negara komunis di mana semua ditangani negara, sebaliknya juga bukan negara kapitalis, semuanya diserahkan pasar. Maka di sinilah peran BUMN memiliki posisi yang sangat strategis, yaitu menjembatani antara kepentingan pemerintah, swasta, dan masyarakat," tuturnya.

Karena itu, dia mengimbau semua pihak untuk merealisasikan harapan para pendiri bangsa yang tidak ingin negara Indonesia dikuasi oleh pemilik modal.

"Implementasi nilai-nilai Pancasila merupakan solusi untuk menjawab keinginan tersebut," pungkasnya.(ant)

Berita Terkait

BPIP: Intoleran Akibat Tak Terbiasa Berpikir Reflektif BPIP: Intoleran Akibat Tak Terbiasa Berpikir Reflektif
Kepala BPIP Sebut Tantangan Babinsa Perang Non Fisik Kepala BPIP Sebut Tantangan Babinsa Perang Non Fisik
Dorong Penguatan Kelembagaan, BPIP Apresiasi Komisi II DPR Dorong Penguatan Kelembagaan, BPIP Apresiasi Komisi II DPR

#BPIP #Pancasila #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar