Perkenalkan, Inilah Muslimah Pertama Pendiri Universitas Tertua di Dunia

Fatima Al-Fihri (Istimewa)

Arah -  Di zaman sekarang, banyak sekali madrasah dan perguruan tinggi berbasis Islam yang bisa dijadikan anak-anak Muslim sebagai tempat menimba ilmu. Di Indonesia sendiri jumlah madrasah dan universitas sudah mencapai ratusan.

Apakah kamu sudah tahu sejarah berdirinya madrasah pertama dan universitas tertua di dunia? melansir laman AboutIslam pada hari Selasa (3/12/2019), ternyata pada awalnya masjid tidak hanya difungsikan sebagai sarana ibadah saja, akan tetapi menjadi sarana untuk belajar-mengajar, yang mana pada saat itu, seorang imam merupakan gurunya. Di masjid inilah para siswa dibekali ilmu agama tentang Alquran, fikih, hadis, dan lain-lain.

Lalu, saat dunia Islam semakin berkembang, maka didirikanlah lembaga pendidikan formal seperti madrasah. Madrasah formal pertama adalah al-Karaouine, didirikan pada Tahun 859 oleh Fatima al-Fihri di Fez, Maroko. Sekolah atau madrasah tersebut menarik minat beberapa ulama terkemuka di Afrika Utara, serta siswa-siswa terpandai di negeri itu.

Dialah Fatima Al-Fihri, seorang pendiri madrasah dan universitas tertua di dunia, lahir di daerah yang dikenal sebagai Tunisia saat ini. Keluarganya bermigrasi dari rumah asli mereka ke kota Fez di Maroko pada Abad IX. Karena latar belakang keluarganya yang merupakan keluarga hartawan, yang mana ayahnya, Muhammad bin Abdullah Al-Fihri telah menjadi pengusaha sukses di Fez. Fatima dan saudara perempuannya, Mariam, berpendidikan tinggi.

Pasca kematian suami, ayah, dan saudara lelaki Fatima yang meninggal secara berturut-turut,Fatima dan saudara perempuannya menerima warisan yang cukup besar dari kekayaan orangtuanya. Dikaruniai kecerdasan yang luar biasa, Fatima sudah mampu merancang dan merencanakan finansial pribadinya. Fatima dan Mariam adalah wanita visioner dan saat itu mereka membuat rencana akan mendirikan sekolah atau madrasah.

Seiring dengan meningkatnya populasi jamaah di Fez, masjid-masjid disana berubah menjadi penuh sesak. Kebanyakan dari mereka adalah pengungsi beragama Islam dari Spanyol. Lalu Mariam membangun Masjid Al-Andalus pada Tahun 859. Lalu Fatima mendirikan Masjid Al-Qarawiyyin yang merupakan masjid terbesar di Afrika Utara. Di kompleks masjid tersebut ia dirikan suatu universitas yang namanya Universitas Qarawiyyin.

[baca_juga]

Keberadaan Universitas Qarawiyyin digadang-gadang oleh para sejarawan sebagai institusi pendidikan tinggi tertua yang terus beroperasi, yang memberikan berbagai gelar untuk mahasiswanya. Tidak hanya universitas saja yang dibangun, Fatima Al-Fihri juga mendirikan perpustakaan di Universitas Qarawiyyin. Tempat ini merupakan salah satu perpustakaan tertua di dunia, yang mana menyimpan dan melestarikan beberapa manuskrip Islam yang paling berharga.

Beberapa koleksi berharga di antara manuskrip yang tersimpan di sana adalah manuskrip dari Al-Muwatta Malik, Sirat Ibn Ishaq, salinan Alquran yang diberikan kepada universitas oleh Sultan Ahmad al-Mansur pada 1602, dan aslinya salinan buku Ibn Khaldun Al-'Ibar. Perpustakaan kampus tersbeut menyimpan lebih dari 4.000 manuskrip termasuk Alquran abad ke-9 dan koleksi hadis paling awal.

Berita Terkait

Inilah Ciri-Ciri Orang Meninggal Husnul Khatimah Inilah Ciri-Ciri Orang Meninggal Husnul Khatimah
Mudah! Inilah Sedekah yang Paling Rasulullah SAW Utamakan Mudah! Inilah Sedekah yang Paling Rasulullah SAW Utamakan
Jangan Abaikan Suara Ayam Berkokok, Rasulullah Anjurkan Hal Ini Jangan Abaikan Suara Ayam Berkokok, Rasulullah Anjurkan Hal Ini

#islam #Islami #Sejarah Islam #Peradaban Islam #universitas #Perguruan Tinggi #Sejarah #muslim #muslimah #Madrasah #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar