Lagi Musim Pancaroba, Lakukan Ini Agar Tubuhmu Fit di Cuaca Panas Ekstrem

Ilustrasi Cuaca Panas Ekstrem (Istimewa)

Arah -  Indonesia saat ini, khususnya Jakarta, cuaca panas akhir-akhir ini terasa sangat menyengat, bahkan beberapa waktu lalu cuaca di Jakarta sempat menyentuh angka 38 derajat celcius. Di sejumlah daerah Indonesia lainnya pun demikian, sementara cuaca panas ini disebabkan posisi matahari dan minimnya awan yang menghalangi sinar matahari.

Dengan demikian, kondisi seperti itu patutlah untuk diwaspadai, kondisi seperti ini sangat perlu diwaspadai, terutama bagi kamu yang bekerja menghabiskan waktu di luar ruangan. Karena bisa saja menimbulkan heatstroke atau kehilangan kesadaran secara tiba-tiba akibat terlalu panasnya suhu udara.

Berdasarkan penuturan dari Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Achmad Yurianto mengatakan, dalam kondisi cuaca panas, sangat penting untuk tetap terhidrasi dengan baik.

"Yang penting adalah Kebutuhan air, tidak harus air mineral, kuah makanan pun air. Berapapun apapun jenisnya, kemudian apapun rasanya jika sudah diminum masuk ke pembuluh darah, itu sudah sudah menjadi air yang murni bagi tubuh," ucap dr Achmad di Kemenkes, Jakarta, Jumat (25/10).

Hal penting yang perlu dilakukan selanjutnya adalah batasi paparan langsung sinar matahari dan jangan terlalu lama. Selain itu, gunakan pakaian yang tidak menghambat sirkulasi udara pada tubuh, gunakan pakaian longgar, bahan yang menyerap keringat, dan tidak panas.

"Aktivitas juga kalau bisa dilakukan di dalam gedung, kalau harus di luar ruangan pakai payung, topi, batasi dan lindungi. Tidak usah panik, asal selalu ingat minum dan batasi paparan sinar matahari," terang dr Achmad.

Hal tersebut haruslah dipahami betul karena sebetulnya suhu yang ada sekarang ini bukan suatu yang luar biasa di dalam sistem fisiologi tubuh kita.

"Yang paling sering adalah dehidrasi ringan yang tidak teridentifikasi, sebenarnya sangat sederhana, kulit kita tidak didesain kering, karena kulit yang sudah kering sekali itu tanda-tanda kurang minum," tuturnya.

Baca Juga: Ingin Jantung Sehat? Lakukanlah Lima Gerakan Sederhana Ini
Lawan Penyakit Pancaroba dengan Empat Bahan Alami ini

Beberapa upaya juga sudah dilakukan agar masyarakat teredukasi pentingnya hidrasi, salah satunya adalah memasang indikator warna urine di toilet.

"Bukan berarti dengan cuaca panas ini berarti kita tidak melakukan rutinitas, secara spesifik memang kita pun belum punya kasus heatstroke, karena kejadiannya tidak tiba-tiba, diawali dengan dehidrasi yang dibiarkan lalu akan menyebabkan heat stroke," ujar dr Achmad.

Yang perlu diketahu dari gejala heatstroke ini adalah kelelahan panas, mulai tidak fokus, kesadaran tidak penuh atau turun. "Dan pada saat sudah heatstroke maka kesadarannya bukan turun tapi berubah, dehidrasi ringan juga akan sangat rawan bagi orang yang dari awal sudah memiliki penyakit," pungkas dr Achmad.

Berita Terkait

Buat Para Pelupa? Lakukan Hal Ini Jika Ingin Daya Ingat Meningkat Buat Para Pelupa? Lakukan Hal Ini Jika Ingin Daya Ingat Meningkat
Hidup Sehat Itu Mudah! Mulailah Kebiasaan Ini di Pagi Hari Hidup Sehat Itu Mudah! Mulailah Kebiasaan Ini di Pagi Hari
Wajib Tau! Makanan Lezat Ini Ampuh Turunkan Berat Badan Wajib Tau! Makanan Lezat Ini Ampuh Turunkan Berat Badan

#tips #tips kesehatan #kesehatan #Cuaca panas #ekstrem #dehidrasi #Dunia Medis #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar