Jokowi Desak Menteri Hingga Staf Khusus Presiden Lapor Kekayaan ke KPK

Pelantikan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju (Antara)

Arah - Pihak Istana menjelaskan seluruh pejabat yakni menteri, wakil menteri, hingga staf khusus presiden menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tidak melebihi tenggat waktu yakni pada Januari 2020.

"Harus segera, semuanya saya lihat berjanji Januari selesai, karena perlu sebulan lah," kata Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di halaman Istana Negara, Jakarta.

Menurut Fadjroel, pelaporan LHKPN sederhana namun dengan pendataan objek yang lebih detil. Dia menambahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno telah meminta semua pejabat tersebut menyelesaikan LHKPN.

Baca Juga: Gerindra: Jokowi Itu Dulu Ingin Kita Jadikan Wapres Prabowo!
Waketum Gerindra: Jokowi Itu Sebenarnya Punya Indra Keenam

Komisi Pemberantasan Korupsi masih menanti LHKPN dari sejumlah pejabat termasuk wakil menteri serta Staf Khusus Presiden dalam Kabinet Indonesia Maju yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Hingga pada 3 Desember 2019, masih ada enam menteri dan empat wakil menteri yang belum menyerahkan LHKPN. Proses penyampaian LHKPN untuk penyelenggara negara itu masih dapat dilakukan hingga 20 Januari 2020, yaitu maksimal 3 bulan setelah menjabat sebagai penyelenggara negara.

KPK dapat memberi asistensi jika menteri, wakil menteri, maupun staf khusus presiden mengalami kendala soal penyampaian LHKPN melalui "call center" 198. seperti dikutip Antara.

Berita Terkait

11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih 11 Orang Terjaring OTT KPK Diduga Terkait Impor Bawang Putih
Pansel Pimpinan KPK Dikritik, Ini Kata Agus Rahardjo Pansel Pimpinan KPK Dikritik, Ini Kata Agus Rahardjo
Presiden Jokowi Lantik Empat Pejabat Negara Presiden Jokowi Lantik Empat Pejabat Negara

#Presiden Jokowi #Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara #menteri #Staf Khusus Presiden #KPK #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar