Duh! Niat Cari Jodoh Lewat Aplikasi, Dokter Ini Malah Kena Tipu

Polisi berhasil mengambil mobil milik korban (Dokter) yang dibawa kabur pelaku, yang mengaku akan menikahi korban. (Foto/Arah.com/nug)

Arah - Bagi sebagian orang mencari jodoh melalui aplikasi online memang memberikan banyak kemudahan. Namun, lain halnya dengan apa yang dialami oleh seorang dokter umum di salah satu rumah sakit di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pasalnya, bukan jodoh yang didapat, mobil sang dokter justru dibawa kabur oleh pria yang dikenalnya melalui aplikasi tersebut. Berawal dari perkenalan di aplikasi cari jodoh, korban pun rela meminjamkan mobilnya dibawa pria yang berjanji akan menikahinya itu. 

Berdasarkan keterangan petugas, korban berinisial RF (28) warga Cilimus, Kabupaten Kuningan, sedangkan pelaku berinisial ALR (36) warga Semarang, Jawa Tengah. Keduanya berkenalan di aplikasi cari jodoh yang berlanjut komunikasi melalui WhatsApp. 

Komunikasi pun terus berlanjut hingga sampai akhirnya tersangka ALR mengunjungi korban ke Kabupaten Kuningan. Tiba di Kuningan, tersangka berusaha meyakinkan korban agar meminjamkan mobilnya untuk dibawa ke Losari, Jawa Tengah.

Permintaan tersangka ini dituruti oleh korban, sebab korban merasa sudah saling percaya. Karena tersangka dinilai sudah menunjukkan keseriusan dengan mendatangi korban langsung ke Kuningan. Namun, pelaku tak kunjung kembali ke Cilimus mengantarkan mobil. Korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Mengintip Liburan Asyik Ala Susi Pudjiastuti di Masamba
Warganet Geger, Gibran Rakabuming Minum Es Teh Plastikan Dipinggir Jalan

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Reva Falevi menjelaskan, penipuan yang dilakukan tersangka ini memanfaatkan aplikasi cari jodoh untuk mencari korbannya. Modus yang dilakukan tersangka dengan cara mengaku sebagai pegawai perusahaan minyak, agar dapat mengelabui korban.

“Jadi, modus yang dilakukan tersangka itu mengaku sebagai karyawan di perusahaan perminyakan. Memang ada seragam yang dikenakan pelaku layaknya sebagai karyawan perminyakan,” ungkap AKP Reva Falevi.

Menurtnya, tersangka ternyata seorang residivis dengan kasus berbeda di sejumlah kabupaten/kota. Sebelum ditangani Polres Kuningan, tersangka pernah menjalani vonis di Yogjakarta.

“Hasil penelusuran kami, tersangka itu pernah menggelapkan mobil rental di Yogyakarta. Kemudian kasus lain yakni memberdaya korban dengan menggunakan obat, lalu mobil korban dibawa kabur,” ujar Reza.

Barang bukti yang diamankan salah satunya yakni satu unit mobil Honda Brio. Atas perbuatan ini, tersangka dijerat pasal 378 jo pasal 372 KHUP dengan ancaman empat tahun penjara. /nug

Berita Terkait

Gerai Digital BRI Bisa Hemat Waktu Nasabah Gerai Digital BRI Bisa Hemat Waktu Nasabah
Sejumlah Halte Transjakarta Mulai Pasarkan Kartu OK-Otrip Sejumlah Halte Transjakarta Mulai Pasarkan Kartu OK-Otrip
Connectoon Jadi Pelopor Budaya Pop Di Indonesia Connectoon Jadi Pelopor Budaya Pop Di Indonesia

#aplikasi online #Cari Jodoh #Dokter #penipuan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar