Menko Perekonomian Jelaskan untuk Siapa Kartu Pra Kerja

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok.Kemenperin)

Arah -Pemerintah menegaskan Kartu Pra Kerja disiapkan untuk para pencari kerja, pekerja yang berhenti kerja, maupun yang akan pindah kerja. Kartu Pra Kerja disiapkan untuk WNI berusia 18 tahun ke atas, tidak dalam sedang pendidikan formal, dan programnya akan didorong untuk pekerja migran Indonesia.

“Jadi fokusnya adalah pemerintah mempersiapkan dana untuk melakukan pelatihan. Nah pelatihan sumber pelatihan yang ada di dalam negeri,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Pemerintah, lanjut Airlangga, sudah menyiapkan beberapa pelatihan termasuk di dalamnya lembaga-lembaga milik pemerintah maupun swasta. Lembaga-lembaga tersebut akan menyiapkan pelatihan mencakup masalah teknik industri tertentu, termasuk industri digital, lifestyle termasuk fotografi, perawatan, kemudian properti, pertanian, penjualan, perbankan, industri kreatif, industri pertanian dan yang lain.

Menurut Airlangga, lembaga-lembaga tersebut pada prinsipnya menjadi official partner dari Kartu Pra Kerja, yag nanti disiapkan terkait platform digital, mulai dari pilihan latihan, mengikuti pelatihan online maupun offline, dan mendapatkan insentif.

Selain itu pemerintah juga menyiapkan demand side-nya terkait kebutuhan usaha terhadap pekerja. Terkait time schedule program Kartu Pra Kerja, diharapkan pada Desember 2019 ini Peraturan Presiden (Perpres)nya sudah selesai.

Baca Juga: Pengamat Harap Rudiantara Lebih Visioner di PLN
Gaji Stafsus Presiden Dihibahkan Kepada UMKM, Begini Cara Mendapatkannya

Selanjutnya pada Januari, pemeritah akan menyiapkan project management office atau PMO. Diharapkan pada Februari sudah ada penjelasan publik dalam bentuk website.

“Kemudian bulan Maret dan awal April akan ada pilot atau uji coba di dua kota, rencananya di Jakarta dan di Bandung, dan basisnya adalah aplikasi. Kemudian di bulan April sampai Agustus adalah perluasan implementasi di berbagai kota dan launching daripada itu nationwide itu direncanakan di bulan Agustus,” jelas Airlangga.

Pemerintah akan membangun learning ecosystem, yang dilanjutkan lembaga pelatihannya, perbankannya.

“Nah yang sedang disiapkan dalam ekosistem itu adalah platform digital, financial technologi, kemudian dari job portalnya,” kata Airlangga.

Berita Terkait

Ahok Akan Jabat Posisi di BUMN, Ini Tanggapan Menko Airlangga Ahok Akan Jabat Posisi di BUMN, Ini Tanggapan Menko Airlangga
Ini 4 Kelompok Program Prioritas Bidang Perekonomian 2020-2024 Ini 4 Kelompok Program Prioritas Bidang Perekonomian 2020-2024
Airlangga: Riak-riak Kecil dalam Munas Itu Tradisi Golkar Airlangga: Riak-riak Kecil dalam Munas Itu Tradisi Golkar

#Pencari kerja #Kartu Pra Kerja #Kemenko Perekonomian #Airlangga Hartarto #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar