BUMDes yang Tak Produktif Akan Direvitalisasi

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Foto/Antara)

Arah -Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, pemerintah akan merevitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tidak produktif atau kurang produktif.

“BUMDes itu kan hasil dari inisiatif desa. Jadi kita tidak bisa kemudian menutup Bumdes. Kita fungsinya adalah memfasilitasi dan merevitalisasi,” ujar Abdul Halim menjawab wartawan di Jakarta. 

Sebelumnya dalam Rapat Terbatas itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, dirinya telah menerima laporan mengenai 2188 BUMDes yang tidak beroperasi dan 1670 BUMDes yang beroperasi tapi belum memberikan kontribusi pada pendapatan desa.

“Jadi tolong ini menjadi catatan,” kata Presiden.

Mengenai bentuk revitalisasi itu, Abdul Halim mengatakan, penambahan modal, peningkatan jaringan, dan pendampingan. Adapun mengenai jumlah BUMDes yang akan direvitalisasi sebanyak mungkin.

“Pak Presiden mengatakan kurang. Nah itu tadi, kemudian di-profiling, kita lakukan, kita laksanakan,” jelas Abdul Halim.

Baca Juga: Kemasan Jadi Kekuatan Daya Saing Produk Indonesia
Ini Pesan Menohok Sri Mulyani untuk Calon ASN Lulusan STAN

Abdul Halim juga menyampaikan mengenai pembentukan BUMDES Bersama, dimana yang menangani produksi dari hulu sampai hilir dengan baik, dengan melibatkan beberapa BUMDes dalam satu kawasan.

“BUMDes Bersama itu ada di Temanggung, ada di Bali, ada di Bangka Belitung. Nah itu sudah banyak kalau BUMDes Bersama, tetapi kan kawasannya baru bisanya 5 desa, 10 desa,” katanya.

Dia mencontohkan padi yang produksinya hanya 3000 ton setelah dilakukan kerja sama antardesa, dibangun BUMDes Bersama penanaman, pendampingan penanaman, pendidikan hingga panen ke rice milling unit menghasilkan beras premium. Untuk 2022 diharapkan akan menghasilkan 6500 ton per tahun, naik 100 persen.

“Nah kalau sudah begitu, digeser menjadi yang disebut dengan super holding dan kalau perlu melibatkan BUMN,” pungkasnya.

Berita Terkait

Erick Thohir Kebut Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Erick Thohir Kebut Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Jadwal Operasi MRT Jakarta Fase I Jadwal Operasi MRT Jakarta Fase I
Pegadaian Raih Gelar 'The Best BUMN 2019' Pegadaian Raih Gelar 'The Best BUMN 2019'

#BUMN #Kementerian Desa Tertinggal (Kemendes) #Presiden Jokowi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar