Bisa Bawa Kepala Donald Trump ke Iran, Akan Dapat Rp1,1 Triliun

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (commons.wikimedia.org)

Arah - Daily Mirror melaporkan, Iran menawarkan hadiah uang sebesar US$ 80 juta atau Rp 1,120 triliun (Kurs Rp 14.000) untuk kepala Donald Trump setelah terjadi aksi pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani.

Sayembara ini diumumkan setelah serangan udara Amerika menewaskan komandan Pasukan Quds Iran, Jenderal Qassem Soleimani.

Pengumuman hadiah itu disiarkan langsung stasiun televisi Iran, Channel One, ketika jutaan orang Iran turun ke jalan untuk menghadiri pemakaman Soleimani.

“Iran memiliki 80 juta penduduk. Berdasarkan populasi Iran, kami ingin mengumpulkan USD80 juta, yang merupakan hadiah bagi mereka yang mendekati kepala Presiden Trump,” bunyi eulogi pada prosesi pemakaman, yang juga disiarkan Al Arabiya, Ahad (5/1/2020). Eulogi adalah pidato yang disampaikan dalam upacara pemakaman seseorang.

Baca Juga: 4 Tips Mencegah Sakit Kanker Sebelum Terlambat
Masih Ada Pungli Lapas, Menkumham Ancam Pegawai 'Nakal' Dilaporkan ke KPK

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani telah berjanji untuk balas dendam secara keras terhadap AS atas kematian Soleimani. Ancaman balas dendam juga disuarakan kelompok-kelompok milisi pro-Iran, termasuk Hizbullah Libanon.

Seorang anggota parlemen Iran, Abolfazl Abutorabi, dalam pidatonya yang berapi-api menyerukan warga negaranya untuk menyerang Gedung Putih secara langsung sebagai respons atas kematian Jenderal Soleimani.

“Kami dapat menyerang Gedung Putih itu sendiri, kami dapat merespons mereka di tanah Amerika. Kami memiliki kekuatan, dan insya Allah kami akan merespons pada waktu yang tepat,” kata anggota parlemen Abolfazl Abutorabi pada hari Minggu, seperti dikutip dari kantor berita Iran, ILNA, Senin (6/1/2020).

"Kami memiliki kekuatan, dan insya Allah kami akan merespons pada waktu yang tepat," tambahnya.

“ini adalah deklarasi perang, yang berarti jika Anda ragu Anda kalah," tutupnya.

Berita Terkait

Saudi Sambut Keputusan AS Keluar dari Kesepakatan Nuklir Iran Saudi Sambut Keputusan AS Keluar dari Kesepakatan Nuklir Iran
Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut
Ternyata Ini yang Dilakukan Para Presiden Amerika Usai Pensiun Ternyata Ini yang Dilakukan Para Presiden Amerika Usai Pensiun

#Donald Trump #Presiden Amerika Serikat Donald Trump #Iran #Sayembara #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar