Jika Temukan Penyimpangan Anggaran, Menag Akan Laporkan ke KPK

Menteri Agama Fachrul Razi (Antara/Desca Lidya Natalia)

Arah -Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi akan melaporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi jika menemukan penyimpangan yang dilakukan perusahaan dengan pejabat di lingkungan kementeriannya.

Penegasan ini disampaikan Menag di hadapan keluarga besar Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Utara pada acara tasyakuran menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-74. Kegiatan ini berlangsung di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, akhir pekan lalu.

"Beberapa waktu lalu, kita mendapatkan anggaran yang sangat besar, 3,6 T, untuk membangun MAN dan UIN. Pemenang sudah ada, sudah diumumkan. Minggu depan akan saya kumpulkan pemenang-pemenangnnya itu bersama dengan esselon I di lingkungan Kementerian Agama. Mungkin akan saya undang kanwil-kanwilnya juga," ujarnya.

Menag mengatakan dirinya akan mengingatkan para pemenang lelang bahwa mereka dinilai panitia sebagai yang terbaik. Artinya, pemenang tidak perlu memberikan uang kepada Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, Sekjen, Kepala Kanwil maupun rektor karena tidak ada unsur utang budi.

"Bapak hanya berutang budi kepada bangsa ini. Oleh sebab itu, bapak tidak perlu kasih uang satu senpun kepada Menteri Agama, Sekjen, Dirjen maupun semua yang terkait. Mudah mudahan dengan begitu dia faham," tegas Menag.

Namun, Fachrul dilansir portal Kemenag mengingatkan jika terjadi penyimpangan, pihaknya akan melaporkannya ke KPK.

"Tapi kalau bapak melakukan hal hal yang menyimpang, kami tidak akan segan-segan segera melaporkannya ke KPK. Memang kami punya misi, Pak Jokowi punya misi membangun sumber daya manusia, dan mudah-mudahan itu bisa kita lakukan bersama dengan baik," tandasnya

Baca Juga: Bagian NKRI, Warga Menolak Klaim China Atas Perairan Laut Natuna Utara
Korban Bangunan Ambruk Palmerah Menjadi 11 Orang

Terkait HAB ke-74, Menag ingatkan pesan yang ditekankan Presiden, yakni pemberantasan korupsi dan penyimpangan APBN.

"Saya cukup sedih, bahwa selama dua bulan duduk sebagai menteri, saya terpaksa menandatangani 60 surat hukuman disiplin. Sebagian dipecat, sebagian dicopot dari jabatan, sebagian diberikan penurunan pangkat dan lain sebagainya," tegasnya.

Berita Terkait

KPK Dalami Sumber dan Asal Usul Uang di Laci Menag KPK Dalami Sumber dan Asal Usul Uang di Laci Menag
Kakanwil Kemenag Jatim Ajukan Diri Jadi 'Justice Collaborator' Kakanwil Kemenag Jatim Ajukan Diri Jadi 'Justice Collaborator'
3 Strategi Nasional KPK Cegah Korupsi 3 Strategi Nasional KPK Cegah Korupsi

#Kemenag #Pemberantasan Korupsi #KPK #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar