BI: Pelaku Bisnis Harus Tetap Optimistis Sambut 2020

Bank Indonesia (ANTARA)

Arah - Seluruh negara di dunia tidak dapat menghindari dinamika perekonomian saat ini. Namun pelaku bisnis harus tetap optimistis menyambut tahun 2020.

"Saat ini cepat sekali berubah, setelah sebelumnya ada perang dagang antara Amerika Serikat dengan China, kini ada lagi yakni memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dengan Iran," ujar Direktur Eksekutif Bank Indonesia Yunita Resmi Sari di Palembang, Senin (13/1/2020).

Situasi ini, lanjut dia, akan berpengaruh pada perekonomian dunia, tak terkecuali Indonesia. Karena itu, para pelaku usaha harus mampu membaca situasi dan kondisi dalam mencari peluang bisnis.

Baca Juga: Kesepakatan Kerja Sama Indonesia-UEA Disebut 'Deal' Terbesar Dalam Sejarah
Jadi Pembicara di Abu Dhabi Sustainable Week, Jokowi Bahas Ibu Kota Baru

Pola bisnis yang berubah dari offline menjadi online telah menawarkan peluang usaha. Tak hanya bagi mereka yang sudah berpengalaman dan memiliki modal tapi juga kalangan milenial.

"Peluang justru terbuka bagi anak-anak muda karena mereka yang sudah terbiasa dengan hal-hal berbau digital. Saat ini banyak anak mudah merambah bisnis kuliner dan fesyen," katanya.

Bank Indonesia memproyeksi pertumbuhan ekonomi secara nasional berada di kisaran 5,1 persen-5,5 persen pada 2020.(ant)

Berita Terkait

Kamis Sore, Rupiah Menguat ke Rp 13.535 Kamis Sore, Rupiah Menguat ke Rp 13.535
Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya
Dampak Konflik AS-IRAN ke Ekonomi Indonesia Hanya Jangka Pendek Dampak Konflik AS-IRAN ke Ekonomi Indonesia Hanya Jangka Pendek

#Perekonomian Indonesia #Ekonomi Global #Bank Indonesia #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar