Targetkan Ekspor Beras 500 Ribu Ton, Ini yang Dilakukan Mentan

Ilustrasi. Panen padi. (Foto: Pixabay/Dezalb)

Arah -Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginisiasi program Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) yang melibatkan pelaku usaha penggilingan padi. Program ini untuk mendukung target ekspor beras 500.000 ton pada 2020.

Syahrul mengatakan Kementan memerlukan keterlibatan kementerian/lembaga pemerintah lain, maupun swasta dari hulu hingga hilir, termasuk para pengusaha penggilingan padi dan pengusaha beras nasional.

"Saya berharap seluruh pelaku usaha penggilingan padi dapat bergabung dengan Kostraling. Saya memberikan kesempatan pada yang memang siap dan punya integritas untuk membantu dan berfungsi menjadi muara akhir dari ekosistem pertanian," ujarnya melalui keterangan, Senin (13/1/2020).

Melalui Kostraling, Mentan mengajak pelaku usaha penggilingan padi dapat bekerja sama dengan kelompok tani (poktan), khususnya yang pernah menerima alat Rice Milling Unit (RMU)/dryer agar saling bantu guna dapat menjaga kualitas produknya, termasuk dalam hal pemasarannya.

Syahrul menjelaskan, salah satu faktor yang berpengaruh dalam pencapaian kualitas beras adalah kadar air, derajat sosoh (warna keputihan beras), banyaknya beras pecah dan rasa.

Kualitas beras lebih banyak dipengaruhi penanganan pascapanen, termasuk alat penggiling atau RMU maupun alat pengering yang biasanya dikelola pengusaha penggilingan bekerja sama dengan petani/poktan/gapoktan.

Baca Juga: Kesepakatan Kerja Sama Indonesia-UEA Disebut 'Deal' Terbesar Dalam Sejarah
Jadi Pembicara di Abu Dhabi Sustainable Week, Jokowi Bahas Ibu Kota Baru

Lebih lanjut, dia mengatakan Kostraling sebagai penanggung jawab dan penyangga di bidang pangan seiring dengan rencana ekspor beras ke berbagai negara. Tiga agenda utama yang akan dijalankan Kostraling antara lain, agenda "Quick Wins" yaitu agenda untuk penyerapan padi dan gabah pada Maret. Kemudian, Kostraling menyiapkan penguatan sistem dan terakhir, mempersiapkan semua wilayah memiliki alat penggiling atau RMU.(ant)

Berita Terkait

Sandiaga Ungkapkan Harga Beras di Jakarta Siap Turun Sandiaga Ungkapkan Harga Beras di Jakarta Siap Turun
3.000 Ton Beras Digelontorkan di Jakarta  3.000 Ton Beras Digelontorkan di Jakarta
Ganjar Minta Mentan Kaji Ulang Impor Beras Ganjar Minta Mentan Kaji Ulang Impor Beras

#Ekspor Indonesia #beras #Kementan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar