Menunggu Keputusan Presiden Soal Penanganan WNI Terindentifikasi Teroris

Terdakwa kasus dugaan serangan teror bom Thamrin dengan terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018). Sidang lanjutan tersebut mengagendakan pembacaan pledoi dari terdakwa dan penasehat hukumnya. (ANTARA FOTO)

Arah - Menteri Sosial, Juliari Batubara, menyebutkan, belum ada keputusan dari Presiden Joko Widodo terkait penanganan WNI yang terindentifikasi sebagai teroris asing atau foreign terrorist fighters (FTF).

"Belum ada keputusan (soal penanganan WNI teridentifikasi teroris), kita tunggu keputusan presiden," kata dia, usai rapat mengikuti Rakor soal penanganan FTF di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/01).

Menko Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, memimpin rapat itu, dengan sejumlah hadirin, di antaranya Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, Kepala BNPT, Suhardi Alius, dan perwakilan dari BIN dan Kementerian Luar Negeri.

Batubara menyatakan dia tidak mengetahui keputusan apa yang akan diambil oleh pemerintah soal penanganan WNI yang teridentifikasi sebagai teroris asing
"Nanti dilaporkan ke presiden, nanti presiden yang putuskan," katanya.

Ketika ditanya, berapa jumlah WNI yang terindikasi teroris, tambah dia, bisa ditanyakan langsung kepada BNPT.

Sebelumnya, Mahfud menyebutkan setidaknya 187 warga negara Indonesia yang terindikasi terlibat terorisme masih berada di Suriah.

Dari 187 WNI di Suriah itu, kata dia, 31 orang di antaranya adalah laki-laki, sedangkan lainnya perempuan dan anak-anak.

Baca Juga: Liput Jokowi, Kapal Wartawan Istana Terbalik Dihantam Ombak di Labuan Bajo
PPP Mengaku Lega Rommy Tidak Terbukti Melakukan Suap

Menurut Mahfud, saat ini setidaknya terdapat lebih dari 6.000 warga luar negeri yang diidentifikasi oleh negara yang didatangi sebagai teroris atau FTF, bahkan hal ini menjadi persoalan banyak negara.

Keberadaan WNI serupa itu tentu menjadi persoalan di suatu negara sehingga harus dipulangkan ke negara asal. Akan tetapi, tentunya membutuhkan pembahasan secara mendalam.

Berita Terkait

Galau Dan Bingung, Presiden  Jokowi Beli Sepatu di Bandung Galau Dan Bingung, Presiden Jokowi Beli Sepatu di Bandung
Presiden Jokowi Jenguk Korban Bom Surabaya Presiden Jokowi Jenguk Korban Bom Surabaya
Fadli Zon: Pemindahan Ibu Kota Bisa Batal Jika DPR Tak Sepakat   Fadli Zon: Pemindahan Ibu Kota Bisa Batal Jika DPR Tak Sepakat

#WNI #teroris #Menteri Sosial #Presiden Jokowi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar