Waspadai Penipuan dengan Modus Penggantian SIM Card

Ilustrasi SIM card (Pixabay)

Arah -Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak semua pihak baik operator seluler, bank dan masyarakat selaku pengguna untuk lebih waspada berkaitan dengan modus penipuan registrasi kartu dan menggunakan penggantian Subscriber Identity Module (SIM).

Imbauan itu disampaikan setelah beredar upaya pembobolan rekening bank melalui pergantian Sim card yang dialami salah satu pengguna beberapa waktu lalu. 

Dilansir situs Kominfo, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, dalam aturan registrasi kartu sangat jelas bahwa, perlu suatu kehati-hatian dalam melakukan registrasi ataupun pergantian Kartu SIM.

"Kalau kita lihat dari kasus yang teman-teman ketahui, ini adalah suatu rangkaian, tidak bisa satu saja yang bisa menjadi wujud permasalahan," kata Dirjen Semuel dalam Konferensi Pers terkait Pembobolan Rekening Bank melalui Pergantian SIM Card dan Isu-isu terkait Perlindungan Data Pribadi di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (22/1/2019).

"Ini adalah pembelajaran bagi kita semua baik bagi operator, bank terkait dan juga masyarakat bahwa di era digital ini makin banyak kegiatan-kegiatan yang bisa mencari kelemahan-kelemahan daripada sistem yang ada, ini adalah suatu pembelajaran bagi kita dan untuk perbaikan untuk semuanya," jelasnya

Baca Juga: Tanpa Messi, Ini Skuat Barcelona di Babak 32 Besar Copa del Rey
Kesal dengan Eksekutor Penalti City, Guardiola Siapkan Edison Moraes

Lebih lanjut, Dirjen Aptika menambahkan, Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi TelekomunikasiIndonesia (BRTI) telah mengeluarkan surat edaran kepada operator seluler untuk kembali mengingatkan lebih berhati-hati dalam menyikapi persoalan yang terjadi.

"Kami dari Kominfo dan juga dari pihak BRTI sudah mengeluarkan surat edaran untuk mengingatkan kembali kepada Operator untuk selalu berhati-hati, menerapkan kehati-hatian dalam melakukan registrasi apabila terjadi proses pergantian Sim card yang dibutuhkan oleh konsumennya," imbuhnya 

Di wilayah regulasi, pemerintah juga sebenarnya sudah mempunyai aturan terkait tata kelola registrasi dan pergantian Simcard, yakni Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2016 yang sudah diperbaharui menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2017 terkait registrasi pelanggan jasa telekomunikasi.

"Jadi masyarakat juga perlu kehati-hatian, di era digital ini data-data yang sensitif khususnya terkait dengan data pribadi kita itu harus hati-hati, karena kalau tidak hati-hati, apabila data-datanya ini dikumpulkan dengan data-data yang lain, itu bisa sangat bisa merugikan kita," katanya

Berita Terkait

Modus Penipuan Bergeser, Tak Hanya PIN yang Harus Dirahasiakan Modus Penipuan Bergeser, Tak Hanya PIN yang Harus Dirahasiakan
Modus Penipuan Bergeser, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Medsos Modus Penipuan Bergeser, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Medsos
Beasiswa Program Digital Talent  Scholarship 2019 Dibuka         Beasiswa Program Digital Talent Scholarship 2019 Dibuka

#SIM Card #Kemenkominfo #penipuan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar