Cegah Kebakaran Hutan di Kalimantan, PBB Siapkan Dana Rp1 M

Ilustrasi. Operator Helikopter BNPB jenis MI-8 melakukan bom air diatas areal lahan dan hutan yang terbakar di Desa Pangakalan Terap, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Arah -  United Nations Development Programme menyediakan dana sekitar Rp1 miliar sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan di desa Taruna, Kameloh dan Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau.

Dana tersebut dipergunakan untuk membangun infrastuktur pencegahan karhutla maupun pembinaan kelompok serta peningkatan perekonomian masyarakat di tiga desa itu, kata perwakilan UNDP Khairullah di desa Taruna Kabupaten Pulang Pisau, Kamis.

"Mengenai pengelolaan dan pelaksanaan programnya kita bermitra dengan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM), salah satunya ELPAM. Intinya, dana tersebut bagaimana agar Karhutla tidak terjadi lagi," kata Khairullah.

Sementara Direktur ELPAM Intan Nuah menyebut dipilihnya tiga desa sebagai lokasi program yang dibiayai UNDP karena setiap tahun terjadi kebakaran, sehingga perlu dilakukan pencegahan sekaligus membantu meningkatkan ekonomi masyarakatnya.

Dia mengatakan, program mencegah terjadinya Karhutla di tiga desa tersebut diantaranya, membuat sumur bor lengkap dengan mesinnya sebanyak 30 unit, embung penampung air yang juga diisi ikan papuyu maupun lele, melatih masyarakat memanen madu lestari dan lainnya.

"Untuk di desa Taruna, kita membuat 10 sumur bor, merehabilitasi sekitar 10 hektar lahan yang sempat terbakar, dan menghidupkan kembali kelompok masyarakat yang selama ini sudah ada," ucap Intan seperti dikutip dari antara.

Walau berbagai program mencegah karhutla mendapat dukungan penuh dari masyarakat di tiga desa tersebut, namun pihak ELPAM dan LSM lainnya tetap kesulitan melakukan rehabilitasi lahan karena tidak mendapatkan data pemilik lahan yang pernah terbakar.

Dikatakan, mayoritas pemilik lahan di tiga desa tersebut berasal dari Kota Palangka Raya dan sangat jarang mengunjungi. Alhasil, ketika ingin melakukan rehabilitasi terhambat izin dari pemilik lahan.

Berita Terkait

Dalam Seminggu 30 Hektar Lahan Terbakar di Riau Dalam Seminggu 30 Hektar Lahan Terbakar di Riau
Sri Mulyani: Hutan, Sumber Energi Planet Bumi di Masa Depan Sri Mulyani: Hutan, Sumber Energi Planet Bumi di Masa Depan
RI-Norwegia Perkuat Kemitraan dalam Perlindungan Hutan RI-Norwegia Perkuat Kemitraan dalam Perlindungan Hutan

#Hutan di Indonesia #Pembakaran Hutan #perambahan hutan #Kalimantan Selatan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar