Keberangkatan Tak Pasti, Ratusan Penumpang Demo di Pelabuhan

Ilustrasi Kapal Penumpang/Antara Foto/M N Kanwa

Arah -  Ratusan calon penumpang mudik tujuan Ambon- Ambalauw-Namrole-Leksula-Kapalamadang, Kabupaten Buru Selatan demonstrasi di Pelabuhan Slamet Ryadi Ambon menuntut kepastian pemberangkatan kapal.

Aksi demo yang dilakukan di Ambon, Sabtu, terhadap pihak Kantor Syahbandar Pelabuhan Kelas 1 Ambon itu berlangsung di depan pintu masuk ruang tunggu pelabuhan dan diterima Kepala Syahbandar setempat, Haikal Marasabessy.

Ratusan calon penumpang ini merasa kesal karena sudah berada di atas Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tanjung Kabat sejak Jumat, (1/7) siang dan menunggu jadwal pemberangkatan kapal sekitar pukul 20.00 WIT.

Namun KMP Tanjung Kabat akhirnya tidak bisa diberangkatkan oleh pihak Syahbandar sebab jumlah penumpangnya melebihi kapasitas angkut.

Menurut Haikal Marasabessy, KMP Tanjung Kabat hanya memiliki kapasitas angkut sebanyak 150 orang, sedangkan calon penumpang yang naik sudah mencapai 400 lebih.

"Makanya kami mengambil kebijakan menurunkan sebagian penumpang dari KMP Tanjung Balai ke KMP Intim Teratai, setelah berkoordinasi dan meminta izin resmi dari pemerintah," katanya.

Kabid Keselamatan Berlayar, Kantor Syahbandar Pelabuhan Kelas 1 Ambon, Abdul Muis menjelaskan, KMP Tanjung Kabat melayani Ambon-Namrole dan menyinggahi Ambalauw seperti dikutip dari antara.

"Tadi malam penumpang yang naik kita hitung sudah lebih dari 400 orang sementara kapasitas angkut kapal hanya 150 orang ditambah kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga sebagai regulator yang menjamin keselamatan kapal dan penumpang maka dilakukan pembagian calon penumpang," kata Abdul Mius.

Kemudian ada 250 calon penumpang yang diturunkan ke KMP Intim Teratai, namun ternyata setelah dilakukan pengecekan siang ini jumlah penumpang di KMP Tanjung Kabat masih tetap di atas 400 orang sehingga solusinya dicari kapal lain.

Kepala syahbandar sudah koordinasi dengan pemerintah pusat minta kapal perintis melakukan deviasi artinya ke luar dari trayek bantu penumpang terutama untuk tujuan Ambalauw.

Berita Terkait

Sepi Penumpang, Perusahaan Kapal Cepat Berhenti Beroperasi Sepi Penumpang, Perusahaan Kapal Cepat Berhenti Beroperasi
Mabes TNI AL Bantah KRI Pati Unus Terkena Torpedo Mabes TNI AL Bantah KRI Pati Unus Terkena Torpedo
Ngeri! Detik-detik Tenggelamnya Kapal Pengangkut Migran Ngeri! Detik-detik Tenggelamnya Kapal Pengangkut Migran

#Kapal Cepat #Kapal #penumpang kapal #penumpang

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar