Ancaman Bom ke Kantor Ahok, Terjadi Jelang Pelantikan Kepala BNPT

Ilustrasi bom (Freedigitalphotos.net/graur razvan ionut)

Arah -  Kantor Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Rabu (20/7) mendapat ancaman bom. Kapolsek Metro Gambir, Jakarta Pusat, AKBP Ida Ketut Gahananta mengatakan ancaman tersebut diterima melalui telepon pada Pkl. 09.14 WIB.

Pada saat yang bersamaan, Presiden Joko Widodo sedang melantik Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Istana Merdeka, Jakarta, yang letaknya di seberang Balaikota DKI Jakarta. Berdasarkan agenda acara yang dirilis Biro Pers Sekretariat Presiden, pelantikan tersebut dijadwalkan pada Pkl. 09.30 WIB.

Ada pun pejabat yang dilantik sebagai Kepala BNPT adalah Komjen Pol. Suhardi Alius. Suhardi sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhanas. Alumni Akpol angkatan 1985 ini, juga pernah menjabat sebagai Kepala Bareskrim Polri. Teror bom yang dialamatkan ke Balaikota DKI ini jugaterjadi berselang 2 hari, setelah Satgas Tinombala menewaskan Santoso, pimpinan kelompok militan Indonesia Timur. Santoso merupakan tokoh teroris yang menjadi buruan utama aparat keamanan Indonesia.

Balaikota DKI Jakarta masuk ke dalam wilayah pengamanan ring satu. Selain bersebrangan dengan Istana Presiden, lokasinya juga bersebelahan dengan Kantor Wakil Presiden.

Kapolsek Metro Gambir menuturkan, Tim Gegana melakukan antisipasi dan sterilisasi lokasi. "Terhadap ancaman bom tidak dalam pengendalian terhadap massa," kata Ida Ketut. Ida Ketut menambahkan dirinya telah berkoordinasi dengan Pasmpampres yang berada di Istana Wakil Presiden untuk menjaga keamanan Balai Kota.

Berita Terkait

Ahok PD Tetap Pilih Jalur Independen Ahok PD Tetap Pilih Jalur Independen
 Ahok: Inlet Sudetan Hanya Masalah Beda Gambar Ahok: Inlet Sudetan Hanya Masalah Beda Gambar
Gedung Kantor Pertamina Diteror Bom Gedung Kantor Pertamina Diteror Bom

#teror bom #balaikota #Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #Ahok #Tim Gegana

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar