Terkait Vaksin Palsu, IDI akan Bela Dokter Mati-matian

Ilustrasi: Aktifitas pelayanan di posko pengaduan vaksin Rumah Sakit Hosana Medica, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/7). Satgas penanganan vaksin palsu dari Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan terkait peredaran vaksin palsu di RS tersebut yang berlangsung secara tertutup selama sembilan jam dengan menyatakan belum ada hasil karena masih dalam tahap evaluasi. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Arah -  Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia Prof. Ilham Oetomo Marsis mengatakan akan tetap membela para dokter pelaku vaksin palsu sampai benar-benar terbukti bersalah.

"Karena bagaimana pun juga mereka tetap anggota kami, Ikatan Dokter Indonesia," ujar Ilham di Jakarta, Kamis (21/7).

Namun begitu, ia akan membantu tim satgas vaksin palsu untuk mengungkap proses pendistribusian.

Jika anggotanya terbukti bersalah, maka dipersilahkan kepada pihak kepolisian untuk menindak secara tegas oknum tersebut.

"Saya akan membantu satgas soal distribusi vaksin palsu. Jika terbukti bersalah, kami persilahkan diadili secara transparan," tuturnya.

Tak hanya itu, Ilham juga meminta kepada Kapolri untuk tetap memberikan perlindungan bagi profesi dokter dalam menjalankan kerjanya.

Permohonan tersebut terkait banyaknya para orang tua yang merasa emosi terhadap dokter dikarenakan terlibat dalam kejadian vaksin palsu tersebut. (Wildan)

Berita Terkait

Atasi Kepanikan, Pemerintah Diminta Buka Posko Vaksin Palsu Atasi Kepanikan, Pemerintah Diminta Buka Posko Vaksin Palsu
Rumah Sakit di Jakarta Jual Vaksin Palsu Akan Kena Sanksi Rumah Sakit di Jakarta Jual Vaksin Palsu Akan Kena Sanksi
'Pengungkapan RS Pengguna Vaksin Palsu Bukan Penghakiman' 'Pengungkapan RS Pengguna Vaksin Palsu Bukan Penghakiman'

#Dokter #Vaksin Palsu #Rumah Sakit #Ikatan Dokter Indonesia (IDI) #Kementerian Kesehatan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar