Sumber: Yahoo Dijual ke Verizon Senilai Rp63 Triliun

Marissa Mayer, CEO Yahoo Inc. (Yahoo.com)

Arah - Rumor seputar Yahoo Inc yang dijual ke Verizon Communications terjawab sudah. Raksasa Internet itu kini resmi menanggalkan statusnya sebagai perusahaan independen dan menjadi kepunyaan Verizon.

Ya, Yahoo yang merupakan "jendela" masuknya era Internet secara global pada akhir '90-an, yang masih memincut miliaran pengunjung tiap bulan sampai hari ini, akhirnya "menyerah."

Pimpinan Yahoo di Silicon Valley telah sepakat untuk menjual bisnis inti Yahoo pada Verizon senilai 4,8 miliar dolar AS (setara Rp63 triliun).

Hal ini diungkapkan sumber anonim yang berada di lingkungan kedua perusahaan, yang tak memiliki wewenang untuk berbicara soal kesepakatan, menurut New York Times.

Namun, ia membocorkan, setelah penjualan ini pemegang saham Yahoo akan pergi dengan sekitar 41 miliar dolar dalam bentuk investasi di Alibaba, Yahoo Japan, serta beberapa portofolio paten.

Pendapatan Yahoo kian tergerus dan tak sanggup melawan keperkasaan Facebook dan Youtube dalam hal iklan.

Yahoo, yang pernah meraih pendapatan iklan lebih dari 125 miliar dolar AS (setara Rp1.641 triliun) di Januari 2000, kini hanya mengantongi sekitar tiga persen pangsa pasar global. Bahkan kalah dari "pemain baru" seperti YouTube.

Selain itu, CEO Yahoo Marissa Mayer disebut tidak akan bergabung dengan Verizon, namun dia berhak untuk menerima pesangon sebesar 57 juta dolar AS (setara Rp750 miliar).

Baik Verizon maupun Yahoo menolak mengomentari rumor kesepakatan ini.

Berita Terkait

7 Bocah Ini Direkrut Perusahaan Raksasa Teknologi 7 Bocah Ini Direkrut Perusahaan Raksasa Teknologi
Lagi, Yahoo Merugi Rp1,3 Triliun Lagi, Yahoo Merugi Rp1,3 Triliun
Andai Gagal, CEO Yahoo Tetap Bawa Pulang Rp1,8 Triliun Andai Gagal, CEO Yahoo Tetap Bawa Pulang Rp1,8 Triliun

#Akuisisi Yahoo #Yahoo #Verizon #Akuisisi Saham #Marissa Mayer #Iklan Digital #YouTube #Facebook

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar