Taksi Tanpa Pengemudi akan Segera Beroperasi

Delphi perusaahan teknologi yang menyediakan layanan taksi tanpa pengemudi/DELPHI

Arah -  Singapura bersiap-siap untuk menjadi 'negara pintar' pertama di dunia, dengan membuat perjanjian untuk meluncurkan taksi tanpa pengemudi.

Pihak-pihak berwenang Singapura telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan software nuTonomy untuk menguji kendaraan auto tersebut pada Maret.

Perusahaan otomotif, Delphi Automotive, juga akan menawarkan sejumlah kecil armada taksi tanpa pengemudi untuk mengantar penumpang di sekitar daerah bisnis.

Taksi tanpa pengemudi ini dapat menurunkan ongkos sebesar US$3 (sekitar Rp39.000) per mil menjadi 90 sen (sekitar Rp12.000), kata perusahaan itu.

Awalnya, taksi-taksi itu akan ada pengemudinya yang siap untuk mengambil alih kendaraan jika sistemnya gagal, tapi rencananya pengemudi taksi berangsur-angsur akan ditiadakan pada 2019.

Sejumlah kecil armada yang terdiri dari enam kendaraan Audi akan berjalan sepanjang 5,6 km di One North, daerah bisnis di Singapura.

Dikutip dari bbc, sebelum 2019, rencananya akan ada mobil tanpa pengemudi sepenuhnya dan tanpa kemudi.

Tapi, hanya akan diuji dengan "sekelompok orang yang terkontrol", menurut perusahaan itu.

Uji coba ini akan berakhir pada 2020 dengan rencana untuk meluncurkan armada yang lebih banyak.

Taksi-taksi ini akan dilengkapi dengan perangkat lunak sehingga penumpang dapat memesannya, hampir sama dengan layanan berbagi tumpangan dari perusahaan Uber dan Lyft.

Berita Terkait

Menkominfo: Uber dan Grab Bisa Bahayakan Keamanan Negara Menkominfo: Uber dan Grab Bisa Bahayakan Keamanan Negara
Demo Anarkis, Polda Metro akan Gelar Perkara Demo Anarkis, Polda Metro akan Gelar Perkara
Ribuan 'Driver' Taksi Bentrok dengan Gojek Ribuan 'Driver' Taksi Bentrok dengan Gojek

#Taksi Online #taksi #transportasi publik #Transportasi online #transportasi umum #singapura

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar