Ahok: Mobil Dinas Pejabat Harus Pelat Merah!

Petugas Dinas Perhubungan mengatur arus lalu lintas saat uji coba penerapan sistem lalu lintas plat Ganjil Genap di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (27/7). (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Arah - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengimbau seluruh mobil dinas pejabat, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) maupun instansi lainnya, menggunakan pelat merah.

"Saya minta supaya mobil-mobil dinas pejabat pakai pelat merah. Imbauan ini bukan cuma untuk mobil dinas pejabat DKI saja, tapi juga semua pejabat di instansi lain di Jakarta," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, penggunaan pelat merah oleh kendaraan dinas pejabat bertujuan untuk mempermudah pengawasan terkait penerapan sistem ganjil genap di Ibukota.

"Pelat merah itu supaya lebih mudah dilihat. Selain itu, pelat merah juga untuk menghindari terjadinya pemalsuan pelat nomor. Karena belakangan ini, banyak pelat nomor yang berakhiran RFR atau RFS yang ternyata bukan kendaraan dinas," ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan apabila diketahui banyak pengendara yang menggunakan pelat nomor palsu, maka kebijakan ganjil genap tidak akan dapat diterapkan secara efektif di Ibukota.

"Kalau banyak yang menggunakan pelat nomor palsu, ganjil genap pasti tidak akan efektif mengurangi kemacetan. Makanya, saya minta semua mobil dinas pakai pelat merah saja," tutur Ahok.

Meski demikian, di sisi lain, dia mengungkapkan pelaksanaan uji coba kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan protokol di wilayah Ibukota sejauh ini berjalan dengan cukup baik.

"Kalau dilihat lagi, pelaksanaan uji coba ganjil genap sejauh ini cukup berhasil. Kepadatan kendaraan di jalan-jalan protokol lumayan berkurang. Walaupun, ya, masih ada saja kendaraan ganjil atau genap yang melintas tidak sesuai dengan tanggal," ungkap Ahok.

Seperti diketahui, Antara melansir, masa uji coba sistem ganjil genap dimulai dari 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Setelah uji coba selesai, kebijakan ganjil genap tersebut baru akan diberlakukan secara efektif mulai 30 Agustus 2016.

Ruas jalan yang diberlakukan kebijakan ganjil genap adalah ruas jalan yang sebelumnya diterapkan kebijakan 3-in-1, yaitu Jalan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto (simpang Kuningan hingga Gerbang pemuda). 

Berita Terkait

Penerapan Sistem Ganjil-Genap, Ahok: Ngerepotin! Penerapan Sistem Ganjil-Genap, Ahok: Ngerepotin!
Dishub Ajukan Sistem Satu Arah, Begini Komentar Ahok Dishub Ajukan Sistem Satu Arah, Begini Komentar Ahok
Ini Cita-cita Ahok dengan Sistem Jalan Berbayar atau ERP Ini Cita-cita Ahok dengan Sistem Jalan Berbayar atau ERP

#mobil dinas #Sistem Ganjil-Genap Nomor Kendaraan #kendaraan dinas #Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #Gubernur DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Atasi Kemacetan Jakarta #Kemacetan Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar