Ini Mitos Seputar Gerhana Matahari

Ilustrasi gerhana matahari (Foter.com/Luca Serazzi)

Gerhana matahari total yang terjadi pada 9 Maret 2016 merupakan salah satu fenomena menarik untuk diamati. Wilayah Indonesia menjadi negara yang dapat menyaksikan fenomena itu. Terjadinya fenomena gerhana matahari saat ini sudah dapat diperhitungkan seiring kecanggihan teknologi.

Pada masa lalu, peristiwa itu dianggap sebagai hal yang menakutkan. Berbagai mitos dan takhayul muncul di tengah masyarakat. Beberapa budaya di masyarakat saat ini masih menganggap peristiwa gerhana matahari merupakan suatu pertanda buruk. Berikut berbagai mitos yang berkembang di berbagai negara:

Katak Melahap Matahari

  1. Fenomena gerhana matahari bagi sebagian masyarakat Vietnam dipercaya bahwa saaat peristiwa itu terjadi, katak raksasa tengah melahap matahari, sementara bagi masyarakat Cina kuno, penyebab terjadinya gerhana matahari adalah karena kemunculan sosok naga langit.

Dewa Wisnu Memenggal Rahu

  1. Dalam mitologi Hindu kuno, matahari yang tidak muncul adalah akibat ditelan oleh Rahu, setan yang kepalanya dipenggal oleh Dewa Wisnu. Untuk itu, warga penganut Hindu kuno biasanya membunyikan panci dan wajan saat gerhana matahari. Hal itu bertujuan untuk menakut-nakuti Rahu agar segera menyingkir.

Matahari Dicuri

  1. Ada pula cerita rakyat dari daratan Korea yang berkembang di masyarakat. Dalam mitos itu menyebutkan bahwa matahari telah dicuri oleh seekor anjing.

Para Dewa Sedang Marah

  1. Sementara masyarakat Yunani kuno percaya, jika gerhana matahari adalah pertanda para dewa sedang marah. Mereka beranggapan bahwa gerhana akan memunculkan bencana dan kehancuran.

Matahari dan Bulan Berperang

  1. Selain itu, masyarakat Afrika Barat memiliki legenda bahwa saat terjadi gerhana, antara matahari dan bulan sedang berperang. Mereka percaya, hanya orang bumi yang dapat menyelesaikannya.

Wanita Hamil Dilarang Keluar Rumah

  1. Ada pula mitos yang berkembang di era modern saat ini. Sebagian orang percaya jika gerhana matahari dapat membahayakan seorang ibu yang sedang mengandung. Bahkan, dalam budaya di masyarakat tertentu, anak-anak dan ibu hamil diminta untuk tinggal di dalam rumah selama gerhana.

Berpuasa Saat Gerhana

  1. Bagi sebagian masyarakat India, orang akan berpuasa selama gerhana matahari. Mereka takut, makanan yang dimasak selama gerhana akan diracun oleh setan. (bt.com)

Berita Terkait

Daftar Ilmuan Muslim Ahli Astonomi Daftar Ilmuan Muslim Ahli Astonomi
NU Kota Yogyakarta Gelar Salat Gerhana di 18 Lokasi NU Kota Yogyakarta Gelar Salat Gerhana di 18 Lokasi
Gerhana Matahari jadi Momen Tarik Wisatawan Gerhana Matahari jadi Momen Tarik Wisatawan

#Astronomi #gerhana #Gerhana Matahari #Melihat Gerhana #Salat Gerhana #Gerhana Matahari Total

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar