Mereka yang Merindu Tuhan di Awal Ramadan

Arah -  Tuhan ada di mana-mana melintasi ruang dan waktu. Namun gairah berketuhanan itu makin nyata terlihat, terutama di awal bulan suci Ramadan. Ribuan umat Muslim menggelar salat tarawih pada malam pertama bulan Ramadan, yang jatuh pada Ahad (5/6).

Salat tarawih itu dilaksanakan di masjid-masjid megah, fasilitas umum, hingga tenda dan barak pengungsian. Sejatinya, masjid adalah tempat di mana pun setiap hamba bersujud pada Tuhannya. Masjid bisa tak beratap dan tak berdinding. Seperti tempat warga Kampung Akuarium di Pasar Ikan, Kampung Luar Batang, Jakarta Utara. Mereka menunaikan salat tarawih di samping tenda pengungsian, di atas lahan puing-puing bekas rumah mereka.

Masjid juga tak dibatasi garis geografis kenegaraan dan kewilayahan. Seperti warga Muslim Rohingya asal Myanmar, yang menunaikan salat tarawih di barak pengungsian mereka di Aceh.

Tuhan ada di mana pun, di saat umat mengingatnya. "Tuhan ada di sini, di dalam jiwa ini," kata penyanyi melankolis, Ebiet G. Ade. Tuhan juga ada kapan pun saja, tak terbatas hanya di awal Ramadan. "Aku jauh, Engkau jauh. Aku dekat, Engkau dekat," begitu kata kelompok vokal Bimbo. 

Berita Terkait

Masjid Istiqlal Gelar 2 Kali Salat Tarawih Masjid Istiqlal Gelar 2 Kali Salat Tarawih
Menag Berharap Awal Ramadan Bersamaan Menag Berharap Awal Ramadan Bersamaan
Ahli Astronomi: Puasa dan Lebaran bisa Bareng, asal ..... Ahli Astronomi: Puasa dan Lebaran bisa Bareng, asal .....

#Salat Tarawih #arahramadan #tarawih #mudahnyaberbagi #Masjid Istiqlal #Penentuan awal Ramadan #Umat Muslim #Umat Islam

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar